Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dampak Rusia-Ukraina, Pengusaha Ban Antisipasi Kenaikan Harga Gas

Harga gas di industri ban rata-rata masih di atas US$9 per MMBTU, di atas harga gas bumi tertentu (HGBT) untuk tujuh sektor sebesar US$6 per MMBTU.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 02 Maret 2022  |  17:28 WIB
Dampak Rusia-Ukraina, Pengusaha Ban Antisipasi Kenaikan Harga Gas
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pengusaha ban dalam negeri mengantisipasi kenaikan harga gas industri menyusul konflik Rusia-Ukraina yang memantik terkereknya harga energi.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ban Indonesia (APBI) Aziz Pane mengatakan saat ini belum ada kenaikan harga gas yang dirasakan industriawan.

"Kami belum ada pengaruh, mungkin seminggu ke depan akan terasa, sekarang belum ada efeknya [ke harga gas industri]," kata Aziz kepada Bisnis, Rabu (2/3/2022).

Aziz mengatakan harga gas di industri ban rata-rata masih di atas US$9 per MMBTU, di atas harga gas bumi tertentu (HGBT) untuk tujuh sektor sebesar US$6 per MMBTU.

Selain itu, konflik Rusia-Ukraina kemungkinan juga dapat berdampak pada kinerja ekspor karet. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) ekspor Indonesia ke Rusia sepanjang tahun lalu mencapai US$1,49 miliar.

Sedangkan ekspor karet dan barang dari karet ke Negeri Beruang Merah sepanjang 2021 mencapai US$99,39 juta. Aziz mengatakan masih mencermati perkembangan konflik terhadap kinerja ekspor karet dalam negeri.

"Kita juga kan bisnis dengan Rusia, kayak [ekspor] karet ini bisa terganggu, tetapi kami juga belum ada langkah-langkah, ekspor ke sana juga masih berlangsung," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Gas industri ban
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top