Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Di Tengah Pertemuan FMCBG G20, BI & Bank of Korea Teken Kerja Sama Bilateral antar Bank Sentral

Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea (BoK) sepakati kerjasama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman untuk memperkuat hubungan bilateral kedua bank sentral.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 17 Februari 2022  |  11:47 WIB
Pejalan kaki menyeberang di jalan menuju pintu masuk ke museum Bank of Korea (BOK) yang terdapat di tengah kompleks kantor pusat Bank of Korea di Seoul, Korea Selatan. - Bloomberg/Jean Chung
Pejalan kaki menyeberang di jalan menuju pintu masuk ke museum Bank of Korea (BOK) yang terdapat di tengah kompleks kantor pusat Bank of Korea di Seoul, Korea Selatan. - Bloomberg/Jean Chung
Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea (BoK) sepakati kerjasama di area kebanksentralan secara counterpart pada Rabu (16/2), sehari sebelum pertemuan Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan negara-negara G20 di Jakarta.

Adapun kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral kedua bank sentral. Kesepakatan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman yang dilakukan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur BoK Lee Juyeol.

"Penandatanganan Nota Kesepahaman ini menjadi tonggak penting kerjasama kedua bank sentral yang semakin baik dan erat. Selain itu, perluasan mitra kerjasama internasional ini juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi BI secara internasional," kata Perry, mengutip laman resmi BI, Kamis (17/2/2022).

Selain memperkuat hubungan bilateral antar kedua bank sentral, Nota Kesepahaman juga ditujukan untuk memberikan kerangka kerjasama yang lebih terstruktur dan sistematis. Juga, memfasilitasi kolaborasi kedua bank sentral di area kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial, stabilitas keuangan, sistem pembayaran dan setelmen, serta area kebanksentralan lainnya.

Secara khusus, Perry menambahkan, Nota Kesepahaman ditujukan sebagai upaya kerjasama dalam bidang sistem pembayaran dan setelmen yang mencakup pembayaran lintas batas, pembayaran digital dan area lain yang berhubungan dengan peningkatan dan inovasi pembayaran serta infrastruktur pasar.

Dengan adanya kerjasama ini,  memungkinkan kedua bank sentral untuk lebih aktif berkolaborasi dalam berbagai kegiatan kerjasama misalnya melalui dialog kebijakan atau pengembangan kapasitas, dan juga memungkinkan keduanya untuk  bertukar pikiran dalam menjawab berbagai tantangan di masa depan, sekaligus menjadi payung untuk berbagai inovasi yang semakin beragam.

Di sisi lain, berbagai kerjasama tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi Bank Indonesia dalam perekonomian nasional, disamping sebagai upaya untuk mensukseskan agenda prioritas jalur keuangan Presidensi G20 Indonesia tahun 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia g20 bank of korea
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top