Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Akuisisi Saham Kencana Energi, Tepco Rambah Bisnis EBT di Indonesia

Langkah Tepco RP mengakuisisi saham Kencana Energi (KEEN) menandai investasi pertama Tepco Renewable Power Inc. di perusahaan energi baru terbarukan di luar Jepang.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 16 Februari 2022  |  15:42 WIB
Akuisisi Saham Kencana Energi, Tepco Rambah Bisnis EBT di Indonesia
Fasiltas di PLTA Kannagawa di Prefektur Gunma, Jepang. - Istimewa
Bagikan

 

Bisnis.com, JAKARTA — Investor asal Jepang, Tepco Renewable Power Inc. resmi mengakuisisi 25% saham  PT Kencana Energi Lestari Tbk. (KEEN) dengan nilai saham disepakati senilai Rp394,12 miliar.

Melalui kesepakatan akuisisi tersebut, Tepco RP yang merupakan investor strategis asal Negri Sakura resmi memilih KEEN sebagai afiliasi dalam pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia. 

Akuisisi saham KEEN merupakan langkah strategis dan terobosan besar bagi Tepco RP. 

“Langkah ini menandai investasi pertama Tepco Renewable Power Inc. di perusahaan energi baru terbarukan di luar negeri di luar Jepang yang mengelola beberapa perusahaan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan," kata Presiden Direktur  Tepco RP Fubasami Seiichi melalui siaran pers KEEN, Rabu (16/2/2022).

Setelah akuisisi, komposisi pemegang saham KEEN menjadi Tepco RP 25%, PT Paramata Indah Lestari (PIL) selaku pendiri 30,3%, serta pemegang saham lain (termasuk publik) sebesar 44,7%. Sebelum akuisisi, porsi PT PIL 30,3% dan pemegang saham lain, termasuk publik, sebesar 69,7%. 

Wakil Presdir KEEN Wilson Maknawi mengatakan bahwa kehadiran Tepco RP menjadi jawaban atas upaya manajemen dalam 2—3 tahun terakhir dalam rangka mengembangkan bisnis perseroan. 

“Tepco RP dipilih menjadi investor strategis karena punya kesamaan visi dengan KEEN dalam mengembangkan energi hijau sekaligus memberi nilai tambah bagi pemegang saham perseroan,” ujarnya. 

Pada sisi lain, terobosan Tepco RP juga didasari keyakinan bahwa KEEN menjadi mitra yang tepat untuk pengembangan potensi energi baru terbarukan di Indonesia. 

Di mata Tepco RP,  KEEN sudah terbukti  sebagai perusahaan energi baru terbarukan yang fokus pada pembangkit listrik tenaga air. Hal ini dibuktikan dengan pengembangan  tiga anak perusahaan pembangkit listrik tenaga air. 

Melalui kehadiran investor strategis, akan memantapkan langkah KEEN yang dalam  jangka pendek akan membangun pembangkit  listrik tenaga air baru dengan total kapasitas 200 MW. “Dalam jangka menengah panjang, KEEN berencana mengembangkan proyek-proyek baru di bidang energi baru terbarukan dengan target kapasitas sekitar 500 MW,” tutur Wilson. 

Tepco RP menjadi mitra sangat strategis bagi KEEN karena terbukti sangat berpengalaman di  bisnis energi baru terbarukan. 

Salah satu unit bisnis Tepco RP yang prestisus seperti Pembvangkit Listrik Tenaga Air Kannagawa, terletak di Gunma Prefecture, Jepang. Tepco RP juga berkomitmen selain menghadirkan pemahaman baru di bidang energi baru terbarukan, juga teknologi baru di bidang operasi maupun pemeliharaan. 

Fubasami menuturkan bahwa Tepco RP telah berkembang selama bertahun-tahun melalui bisnis PLTA di Jepang. Perseroan, lanjutnya, akan berkontribusi pada pengoperasian PLTA yang ada yang dioperasikan oleh anak perusahaan KEEN. 

“Tepco RP sedang mempertimbangkan untuk berpartisipasi dalam pengembangan, pembangunan, dan pengoperasian proyek energi baru dan terbarukan di Indonesia,” katanya.

Wilson mengatakan bahwa kehadiran Tepco RP diharapkan juga berdampak strategis pada kinerja perseroan. Tahun ini, KEEN menargetkan bisa  membukukan pendapatan sebesar US$21,5 juta dan laba bersih sebesar  US$8,1 juta.

“Target pendapatan dan laba  tahun 2022  termasuk estimasi konservatif karena belum memperhitungkan  pendapatan lainnya yang akan dicapai  selama tahun 2022. Pendapatan dimaksud  seperti tambahan dari proyek PLTM [minihidro] 10 MW, akuisisi proyek biomassa 5 MW,  dan proyek solar PV [photovoltaic] 1,3 MW,” kata Direktur Keuangan KEEN Giat Widjaja.

Sementara itu,  selama 2021 perseroan diprediksi bisa meraih pendapatan hingga US$37,5 juta dan laba tahun berjalan sebesar US$5,1 juta. Sampai dengan kuartal III/2021, pendapatan KEEN tercatat US$26,6 juta dan laba bersih US$3,1 juta. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

energi baru terbarukan plta investasi asing Kencana Energi Lestari
Editor : Zufrizal
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top