Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bandara YIA Bidik Pertumbuhan Penumpang Dua Kali Lipat

Bandara YIA optimistis bisa melayani penumpang sebanyak 2,5 juta orang atau tumbuh dua kali lipat.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 09 Februari 2022  |  17:14 WIB
Yogyakarta Internasional Airport atau Bandara YIA menargetkan mampu melayani sebanyak 2,5 juta penumpang pada 2022. -  Dok. Istimewa
Yogyakarta Internasional Airport atau Bandara YIA menargetkan mampu melayani sebanyak 2,5 juta penumpang pada 2022. - Dok. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Yogyakarta Internasional Airport atau Bandara YIA menargetkan mampu melayani sebanyak 2,5 juta penumpang pada 2022 atau naik sebesar 100 persen dibandingkan dengan realisasi pada 2021 yang mencapai lebih dari 1,4 juta penumpang.

PTS General Manager Bandara Internasional Yogyakarta Agus Pandu Purnama menuturkan pada 2021, YIA berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 41 persen dibandingkan dengan pada 2020 mencapai 1,4 juta penumpang. Tak hanya itu, memasuki awal 2022 atau Januari 2022, grafik pertumbuhan jumlah penumpang pun cenderung stabil dengan adanya potensi peningkatan.

Pada awal tahun ini, pertumbuhan jumlah penumpang di bandara YIA sudah mencapai 3.000 penumpang hingga 4.000 penumpang per hari. Bahkan, pada akhir pekan sudah mencapai sebanyak 7.000 penumpang per hari sampai dengan 8.000 penumpang per hari.

“Kami awal Januari ini dibandingkan dengan pada Januari 2021 juga tumbuh sebesar 47 persen. Kami sudah melayani sekitar 197.871 penumpang dibandingkan dengan pada tahun lalu sebanyak 104.864 penumpang. Melihat dari Januari ini optimis pertumbuhan signifikan dan stabil hingga kahir tahun nanti,”ujarnya, Rabu (9/2/2022).

Agus menilai selama masa pandemi ini, masyarakat semakin memiliki banyak alternatif moda transportasi untuk mobilisasi. Pihaknya pun masih mendapatkan tantangan dari alternatif moda transportasi lainnya seperti moda darat via jalan tol dan kereta api. Sementara itu, pergerakan signifikan di bandara YIA adalah rute dari dan menuju ke Jakarta.

Sementara untuk luar Jawa perseroan masih melihat belum mencapai pertumbuhan yang signifikan. Dia menjelaskan kota Yogyakarta menjadi magnet bagi penduduk di luar Jawa lantaran menjadi kota pelajar. Namun, saat ini, dengan adanya perkuliahan daring membawa dampak bagi penerbangan ke luar Jawa.

“Kalau saat ini, kami melihat sudah banyak pula pertumbuhan untuk rute ke Pontianak, Banjarmasin, dan Balikpapan. Sudah mulai Januari ini ada penerbanagn ke arah sana,” imbuhnya.

Guna mengatasi segala tantangan yang timbul akibat pandemi Covid-19, perseroan sedang berbenah dan mengoptimalkan pelayanan penerbangan non aero. Rencana pengembangan bisnis non aero ini menjadi rencana besar bagi perseroan ke-depannya.

Selain itu, dia juga menilai sektor pariwisata juga akan menjadi angin segar bagi bandara.

“Sangat membantu apabila YIA nantinya dibuka untuk penerbangan internasional. Kami sudah siap menerima penerbangan internasional. Tap ini kan kembali kepada kebijakan pemerintah. Saat ini pemerintah masih fokus di bandara-bandara tertentu,” tekannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara new yogyakarta international airport
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top