Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Kerentanan Manufaktur RI hingga Kelesuan Konversi Motor Listrik

Selain soal pemetaan risiko di industri manufaktur nasional terhadap berbagai risiko global, berbagai berita pilihan tersaji dari meja redaksi Bisnisindonesia.id. Mulai dari kinerja pasar saham pascamelantainya 3 emiten baru pekan ini, hingga rencana jangka panjang XL Axiata setelah mengakuisisi Link Net.
Logo bank central Amerika Serikat atau The Federal Reserve di Washington, Amerika Serikat, Minggu (19/12/2021). Bloomberg/Samuel Corum
Logo bank central Amerika Serikat atau The Federal Reserve di Washington, Amerika Serikat, Minggu (19/12/2021). Bloomberg/Samuel Corum

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah sektor industri di Indonesia memiliki kecenderungan paling rentan tergulung risiko depresiasi rupiah akibat rencana pemangkasan stimulus moneter The Federal Reserve.

Struktur industri nasional yang masih bergantung pada bahan baku impor menjadikan manufaktur Indonesia rentan terhadap berbagai anomali di tataran ekonomi global. Lantas, seperti apa solusi dari pemerintah dan pengusaha untuk memitigasi dampak tersebut?

Selain soal pemetaan risiko di industri manufaktur nasional, berbagai berita pilihan tersaji dari meja redaksi Bisnisindonesia.id. Mulai dari kinerja pasar saham pascamelantainya 3 emiten baru pekan ini, hingga rencana jangka panjang XL Axiata setelah mengakuisisi Link Net.

Berikut highlight Bisnisindonesia.id, Minggu (30/1/2022) :

Selisik Misi EXCL Setelah Akuisisi LINK

Persaingan lini bisnis layanan internet oleh operator telekomunikasi makin panas seiring dengan diumumkannya kesepakatan perjanjian jual beli (PJB) saham antara XL Axiata dan Link Net medio pekan ini.

Kalangan pakar digital meyakini strategi mengakuisisi LINK bakal menjadi modal kuat bagi EXCL untuk mengembangkan layanan 5G, yang membutuhkan infrastruktur serat optik yang terhubung dengan jaringan inti. 

Terlebih, jaringan serat optik yang dimiliki oleh LINK akan menjadi keuntungan bagi EXCL. Nantinya, salah satu layanan 5G adalah fixed broadband, alternatif jaringan TV berbayar, dan tentunya untuk daerah perumahan yang belum masuk serat optik bisa jadi alternatif. 

Sekadar informasi, pada Agustus 2021, EXCL resmi mendapatkan Surat Keterangan Laik Operasional (SKLO) 5G dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

Saat ini, EXCL terus mempersiapkan ekosistem 5G, termasuk penggelaran infrastruktur serat optik melalui program fiberisasi. 

 

Tiga Emiten Baru Melantai di Bursa, Transaksi Harian Melonjak

Pasar modal Indonesia masih cukup positif hingga akhir Januari 2022. Meskipun, indeks harga saham gabungan (IHSG) tengah melemah. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks acuan melemah 1,20 persen dan berakhir di level 6.645,51 sepanjang periode 24-28 Januari 2022. Sedangkan pada periode pekan sebelumnya, IHSG parkir di level 6.726,37. 

Seiring gerak indeks acuan yang melemah, kapitalisasi pasar bursa juga turun 1,09 persen menjadi Rp8.371,15 triliun, dari Rp8.463,01 triliun pada penutupan pekan lalu. Menariknya, jumlah transaksi harian justru meningkat. 

Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan rata-rata volume transaksi harian bursa selama sepekan melonjak hingga 22,41 persen menjadi 21,705 miliar saham dari 17,731 miliar saham pada penutupan pekan lalu.

Rata-rata frekuensi transaksi Bursa juga naik sebesar 2,56 persen menjadi 1.335.673 transaksi pada pekan ini, dari 1.302.330 transaksi selama sepekan yang lalu. 

 

Akhir Rezim Moneter Longgar The Fed, Awal Nestapa Industri RI

Sederet sektor industri di Indonesia rentan terserempet dampak negatif dari kebijakan moneter The Federal Reserve, seiring dengan rencana Amerika Serikat mengakhiri rezim moneter longgar yang bisa berimbas pada penguatan nilai tukar dolar. 

Lini pertama sektor yang paling rawan terpukul efek pengikisan (tapering) stimulus pembelian obligasi pemerintah oleh bank sentral AS (quantitative easing) adalah industri dengan dependensi tinggi terhadap bahan baku impor. 

Risiko depresiasi rupiah bakal meningkatkan harga bahan baku impor, yang berbanding lurus terhadap terkereknya biaya produksi sejumlah segmen manufaktur. 

Sementara itu, pendapatan industri domestik dalam bentuk rupiah sehingga terjadi mismatch yang dapat menggerus margin keuntungan mereka.

Sejumlah sektor yang memiliki kecenderungan paling rentan terimbas dampak tapering The Fed adalah industri pengolahan gandum dan tepung terigu, kedelai, farmasi, tekstil, permesinan, dan elektronik. 

Aktivitas produksi berpotensi terganggu dalam jangka panjang jika para produsen tersebut tidak dapat melakukan pass through kenaikan harga ke konsumen atau perputaran barang menjadi melambat karena adanya kenaikan harga tersebut..

Bagaimanapun, keputusan tapering The Fed bisa juga berefek positif bagi segelintir industri nasional yang sudah bisa memasok bahan bakunya dari dalam negeri dan berorientasi ekspor.

Beberapa contoh industri yang memiliki karakteristik ini adalah pertambangan bijih mineral dan batu bara, karet, produk olahan minyak sawit, dan industri pengolahan logam dasar seperti produk penghiliran nikel.

 

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Kerentanan Manufaktur RI hingga Kelesuan Konversi Motor Listrik

Konvoi kendaraan listrik yang dilakukan PLN untuk menyosialisasikan penggunaan kendaraan listrik./Istimewa

Minimnya Konversi Motor Listrik Cerminan Ketidaksiapan Industri?

Mahalnya biaya untuk mengonversi sepeda motor konvensional menjadi kendaraan listrik berbasis baterai, menjadi salah satu faktor utama penghambat program percepatan elektrifikasi sarana mobilitas. Perlu adanya terobosan baru agar target konversi tahun ini dapat tercapai.

Minimnya konversi juga mempengaruhi daya tarik bengkel untuk membuka jasa konversi. Sejauh ini, baru tiga bengkel yang mengantong sertifikasi, yakni Braja Electric Motor di Surabaya, Litbang ESDM di Bogor, serta Bengkel modifikasi di Jakarta.

Komponen kendaraan listrik yang beredar saat ini masih harus didapatkan secara terpisah sehingga biaya yang dikeluarkan untuk mengkonversi 1 unit kendaraan roda dua masih berkisar Rp10 juta.

Untuk itu, perlu adanya satu upaya untuk mendorong agar terjadinya produksi masal di dalam negeri, khususnya untuk komponen utama kendaraan listrik seperti baterai, motor, dan sistem kendalinya.

Program konversi kendaraan listrik merupakan salah satu langkah pemerintah untuk menggenjot ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) yang menargetkan untuk mencapai jumlah kendaraan roda dua sebanyak 13 juta unit pada 2030.

 

Ketika Sponsor Olimpiade Terdiam di Beijing 2022

Olimpiade Musim Dingin bulan depan adalah peluang pemasaran bagi sponsor, pameran merek mereka.

Namun, Beijing 2022 juga memicu sakit kepala bagi 13 mitra korporat resmi Olimpiade. Terjebak di tengah pertikaian diplomatik antara Amerika Serikat dan China, banyak perusahaan memilih diam.

AS, Inggris, Australia, dan Kanada termasuk di antara negara-negara yang melakukan boikot diplomatik terhadap Beijing 2022, meskipun atlet mereka berpartisipasi.

Pemerintah negara-negara tersebut mengkritik China atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap penduduk muslim minoritas Uighur, dan tindakannya di Tibet dan Hong Kong.

Analisis BBC menunjukkan pengurangan dramatis dalam tweet yang mengacu pada Olimpiade dari sponsor global Olimpiade dibandingkan dengan Olimpiade Musim Panas tahun lalu di Tokyo, Jepang.

BBC juga meminta 13 mitra Olimpiade untuk mengomentari tuduhan pelanggaran HAM China. Namun, tidak ada yang menanggapi langsung tuduhan tersebut.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper