Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Minyak Goreng di Pasaran Masih Stabil Tinggi, Pemerintah Tambah Anggaran Subsidi

Pemerintah menambah alokasi anggaran subsidi untuk minyak goreng. Dengan kebijakan itu, diharapkan pasokan aman dan bisa menjaga stabilitas harga di pasaran.
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 19 Januari 2022  |  14:42 WIB
Seorang pengunjung memilih minyak goreng kemasan di Supermarket GS, Mal Boxies123, Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/12/2021).  - Antara Foto/Arif Firmansyah/tom.\r\n
Seorang pengunjung memilih minyak goreng kemasan di Supermarket GS, Mal Boxies123, Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/12/2021). - Antara Foto/Arif Firmansyah/tom.\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Harga komoditas minyak goreng di pasaran secara nasional hingga saat ini terpantau masih stabil tinggi.

Berdasarkan data di Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, pada Rabu (19/1/2022), tercatat harga minyak goreng curang masih bertengger di angka Rp18.800 per Kg, minyak goreng kemasan bermerk 1 diangka Rp21.150 per Kg dan minyak goreng kemasan bermek 2 diangka Rp20.550 per Kg.

Menyikapi tingginya harga jual minyak goreng di pasaran itu, pemerintah seperti diketahui telah mengalokasikan anggaran untuk menyiapkan minyak goreng subsidi.

Dengan kebijakan yang dilakukan tersebut, minyak goreng subsidi dijual seharga Rp14.000 per liter.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, sedianya pemerintah menyediakan pasokan minyak goreng subsidi sebesar 200 juta liter per bulan atau 1,2 miliar liter selama enam bulan dengan alokasi anggaran Rp3,6 triliun.

Namun, karena melihat tingginya kebutuhan itu akhirnya pemerintah menambah alokasi anggaran pasokan barang, yaitu menjadi 250 juta liter perbulan atau 1,5 miliar liter selama enam bulan dengan alokasi anggaran sebesar Rp7,6 triliun.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak panik. Sebab, pasokan yang disediakan dipastikan memadai untuk memenuhi kebutuhan.

"Saya juga mengimbau masyarakat untuk tidak perlu panic buying atau membeli secara berlebihan karena pemerintah sudah menjamin pasokan dan stok minyak goreng dengan harga Rp14.000 per liter pasti dapat mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat," kata Lutfi dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa malam (18/1/2022).

Kebijakan minyak goreng satu harga Rp14.000 per liter itu sudah mulai diberlakukan hari ini di semua ritel modern.

Sedangkan untuk di pasar tradisional akan dilakukan sevara bertahap atau selambat-lambatnya sepekan sejak kebijakan dimulai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minyak goreng
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top