Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi Mulai Pulih, Transaksi Berjalan 2022 Diproyeksi Balik Defisit

Defisit transaksi berjalan dipicu oleh surplus neraca dagang yang diperkirakan menyusut karena kinerja impor yang mulai meningkat sejalan dengan percepatan pemulihan ekonomi.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 15 Januari 2022  |  21:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memroyeksikan transaksi berjalan pada tahun ini kembali defisit.

Faisal memaparkan bahwa kondisi ini didorong oleh surplus neraca dagang yang diperkirakan menyusut karena kinerja impor yang mulai meningkat sejalan dengan percepatan pemulihan ekonomi.

“Secara keseluruhan, kami memperkirakan neraca transaksi berjalan pada 2022 akan kembali mencatat defisit,” katanya, Jumat (14/1/2022).

Dia memperkirakan, defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) pada 2022 akan mencapai sekitar -2,15 persen dari PDB.

Namun demikian, kata Faisal, angka defisit ini tetap lebih sempit dari tingkat rata-rata 3 tahun pra-pandemi Covid-19 sebesar -2,22 persen dari PDB.

Pada 2021, dia memperkirakan transaksi berjalan akan mencatat surplus kecil, sekitar 0,1 persen dari PDB.

Sementara, pada Desember 2021 dia mengatakan neraca perdagangan Indonesia akan melanjutkan tren surplus, meski menyusut jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

Dia memperkirakan surplus neraca perdagangan pada Desember 2021 sebesar US$3,16 miliar, turun dari US$3,51 miliar pada November 2021.

Kondisi ini dipengaruhi oleh kinerja ekspor yang relatif solid, didorong oleh kuatnya permintaan eksternal dan kenaikan harga komoditas, sementara pelonggaran PPKM meningkatkan permintaan impor.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

defisit defisit transaksi berjalan
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top