Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Umrah Dibuka, Agen Perjalanan Mulai Kerja Sama Hotel di Tanah Suci

Sebelum aktif kembali melayani jamaah umrah dan haji, para penyedia jasa perjalanan inipun mulai mengintip kerja sama dengan penyedia layanan akomodasi di Mekah dan Madinah.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 12 Januari 2022  |  21:18 WIB
Pelaksanaan salat di Masjidil Haram, Makkah. - Reuters/Suhaib Salem
Pelaksanaan salat di Masjidil Haram, Makkah. - Reuters/Suhaib Salem

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Agama membuka kembali ibadah umrah mulai 8 Januari 2021. Seiring dengan itu, PT Arsy Buana Travelindo (ABT Travel), perusahaan layanan pendukung haji dan umrah, terus mematangkan persiapan guna menyambut jemaah umrah asal Indonesia di Tanah Suci Mekah, Arab Saudi.

Sebagai penggagas program Joint Umrah Community (JUC), ABT Travel telah meneken kontrak dengan sejumlah hotel baru di Mekah dan Madinah, yang dapat digunakan jamaah umrah Indonesia.

Selain itu, JUC dan Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) sepakat menggunakan Hotel Fajr Bade 2 yang dikelola ABT Travel untuk paket ekonomis ibadah umrah. Hal itu disampaikan Direktur Utama ABT Travel Saipul Bahri.

“Alhamdulillah kami sudah meneken kontrak dengan beberapa hotel di Makkah dan Madinah. Insya Allah hotel-hotel tersebut dapat segera digunakan untuk jemaah umrah 1443 hijriah ini,” ujar Saipul, Selasa (11/1/2022).

Sebelumnya, pada 30 Desember 2021, sebanyak 53 jamaah umrah telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Mereka adalah para pimpinan penyelenggara perjalanan ibadah umrah dan haji khusus (PPIU/PIHK) yang tergabung dalam Amphuri.

Kelompok ini menjadi rombongan umrah perdana yang diberangkatkan dari Indonesia. Selain beribadah umrah, rombongan ini bertugas menguji sistem perjalanan umrah di masa new normal.

Umrah perdana ini berlangsung selama 13 hari. Para jamaah itu menggunakan pesawat SV Saudia. Setelah tiba di Jeddah, Arab Saudi, jemaah dikarantina selama empat malam lima hari di hotel. Setelah karantina selesai, jemaah dapat melanjutkan perjalanan ibadahnya ke Madinah selama tiga malam di hotel Nokhba Royal Inn dan di Makkah selama 4 malam di hotel Marwa Rotana.

Menjelang berakhirnya masa umrah perdana, penandatanganan kontrak hotel yang dilakukan ABT Travel ini, menurut Saipul, menjadi angin segar bagi para PPIU dan calon jemaah di Indonesia.

“Kami terus melakukan persiapan, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah. Kami berkomitmen untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan jemaah selama umrah. Salah satunya dengan menyediakan akomodasi hotel yang representatif,” jelas dia.

Dia menuturkan, pihaknya juga menyepakati hotel Fajr Bade 2 akan digunakan jemaah pengguna paket ekonomis.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ibadah Haji
Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top