Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Harga Rokok di Berbagai Negara, Indonesia Paling Murah

Beberapa negara mengenakan harga cukai yang tinggi untuk menekan jumlah perokok aktif, guna menjaga kualitas sumber daya manusia di negara tersebut.
 Tresia
Tresia - Bisnis.com 04 Januari 2022  |  15:11 WIB
Pekerja memproduksi rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) di salah satu pabrik rokok di Kudus, Jawa Tengah, Kamis (23/12/2021). ANTARA FOTO - Yusuf Nugroho
Pekerja memproduksi rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) di salah satu pabrik rokok di Kudus, Jawa Tengah, Kamis (23/12/2021). ANTARA FOTO - Yusuf Nugroho

Bisnis.com, Jakarta - Untuk menekan jumlah konsumsi rokok, maka pemerintah di berbagai negara memberlakukan harga cukai yang tinggi termasuk aturan ketat agar warganya tidak merokok di area yang telah ditentukan.

Rokok mengandung zat adiktif yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat khususnya perokok pasif di sekitar perokok. Sebab, kandungan di dalam rokok menyebabkan penyakit berbahaya seperti kanker, paru dan jantung, bahkan kematian. 

Di Indonesia, sebelum mengalami kenaikan harga pada harga rokok di tahun 2022. Indonesia menduduki peringkat sebagai negara dengan harga rokok termurah. Itu sebabnya, pengguna rokok merambah begitu pesat di Indonesia. Karena harganya yang murah, mulai dari anak-anak hingga remaja, mampu membelinya dan turut menggunakan rokok sebagai gaya hidupnya. 

Meski demikian, pemerintah tak tinggal diam. Dengan turut merombak instrumen kebijakan bea cukai agar mengendalikan konsumsi rokok. Karena, ketika konsumsi rokok terkendali maka penyakit yang diakibatkan oleh rokok juga bisa terkendali.

harga rokok saat ini

Melansir dari situs Statista, Selasa, (4/1/2022). Berikut adalah perbandingan harga rokok di sejumlah negara. 

Australia digadang-gadang menjadi negara termahal di dunia untuk pengguna rokok, masyarakat disana harus merogoh kocek Yang sangat dalam untuk mendapatkan sebungkus rokok. Satu bungkus rokok di Australia adalah US$26 per bungkus, dengan menggunakan kurs Rp14.000 per dolar, atau setara Rp364.000 per bungkus.

Selandia Baru juga membuat harga rokok putih per bungkus hingga US$24 atau sekitar Rp336.000. Sementara negara termahal peringkat ketiga dalam peringkat tersebut adalah Irlandia, di mana harga paket yang sama setara dengan hampir US$16 atau sekitar Rp224.000. 

Selain itu, negara-negara paling mahal untuk perokok tetap sama sejak 2019, Negara Norwegia dan Inggris berada di urutan 5 teratas. Prancis  yang dikenal sebagai negara yang tidak menentang merokok, yang dimana penduduknya bukan perokok berat juga telah menaikkan harganya dari $8,88 atau sekitar Rp124.320 pada 2019 menjadi $11,70 atau sekitar Rp163.800 pada 2021.

Harga rokok di Amerika serikat naik lebih lambat dari  $7,43 atau sekitar Rp105.000 per bungkus pada 2019 menjadi $8 atau sekitar Rp114.000 per bungkus tahun ini.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Rokok Cukai Rokok
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top