Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN Mulai Bangun Jaringan Listrik di Daerah Relokasi Korban Erupsi Semeru

Pemerintah mulai menyusun rencana penyediaan fasilitas listrik di kawasan relokasi bagi korban terdampak erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 31 Desember 2021  |  06:01 WIB
Ilustrasi. - Istimewa
Ilustrasi. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah mulai menyusun rencana penyediaan fasilitas listrik di kawasan relokasi bagi korban terdampak erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur.

Penyediaan listrik rencananya akan dilakukan PT PLN (Persero) di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, dan Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo. Pada tahap awal, perseroan akan membangun jaringan listrik di Desa Sumbermujur.

“PLN berkomitmen untuk mendukung kelistrikan dengan memastikan kesiapan jaringan pada hunian sementara [huntara]. Beberapa tahapan awal telah dilakukan di lokasi relokasi,” kata Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan resmi, Kamis (30/12/2021).

Saat ini, PLN telah memasang listrik untuk tenda petugas dan pos operasi TNI yang melakukan pembersihan lahan relokasi. Petugas juga telah memasang 5 tiang listrik dari 16 tiang yang direncanakan.

Rencananya, penyulang Pronojiwo akan menyuplai listrik sampai dengan pintu utama lahan relokasi. Petugas PLN pun telah menghitung kebutuhan untuk penyambungan jaringan listrik dari penyulang ke kawasan relokasi.

Adapun, kebutuhan yang diperlukan untuk membangun jaringan listrik tersebut adalah penambahan 45 tiang tegangan menengah (TM), 212 tiang tegangan rendah (TR), 8.565 meter saluran utama tegangan menengah (SUTM), 8 Unit trafo, 8.776 meter saluran utama tegangan rendah (SUTR), dan 2.000 SR APP 1 phasa.

Selain itu, PLN menawarkan kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk memberikan material abu batu bara atau fly ash dan bottom ash (FABA) sebagai material pendukung pembangunan infrastruktur huntara.

FABA merupakan abu sisa pembakaran batu bara yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga uap atau industri berbahan bakar batu bara lain.

Material tersebut dapat diolah menjadi campuran pendukung produk bata ringan, batako, paving, beton jalan, beton konstruksi, spesi/luluhan untuk lantai rabatan, dan pondasi huntara.

Sementara itu, area relokasi di Desa Sumbermujur seluas 81,55 hektare tersebut rencananya akan dibangun 2.000 unit huntara.

Di samping penyiapan listrik, Pemerintah Kabupaten Lumajang juga merencanakan untuk melakukan pelebaran dan pengaspalan jalan guna mempermudah akses dari jalan menuju kawasan relokasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN relokasi Gunung Semeru
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top