Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jepang Mulai Tawarkan Cadangan Minyak Strategis

Jepang akan menawarkan minyak mentah Oman dari kilang cadangan strategis di Shibushi, seiring pelepasan stok strategis oleh negara-negara untuk mengendalikan harga.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 27 Desember 2021  |  12:53 WIB
Orang-orang melakukan check in di area check in keberangkatan internasional Bandar Udara Narita di Tokyo, Jepang, pada 30 November 2021. - Antara
Orang-orang melakukan check in di area check in keberangkatan internasional Bandar Udara Narita di Tokyo, Jepang, pada 30 November 2021. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Jepang akan menawarkan cadangan minyaknya seiring pelepasan stok strategis oleh negara-negara untuk mengendalikan harga.

Dilansir Bloomberg pada Senin (27/12/2021), Kementerian Perdagangan mengatakan sebuah tender dari pemerintah menawarkan minyak mentah Oman dari kilang cadangan strategis di Shibushi untuk pengiriman pada Maret dan Juni. Namun, belum ada detail mengenai volume dan keterangan apakah ini bagian dari inisiatif AS.

Seperti diberitakan sebelumnya, administrasi Biden mulai memanfaatkan 50 juta barel dari cadangannya tidak lama setelah mengumumkan rilis terkoordinasi pada akhir November.

Selain itu, Korea Selatan juga telah mengatakan pada pekan lalu bahwa mereka akan mulai merilis minyak mentah dan produk minyak dari cadangan strategisnya pada bulan depan.

Sementara itu, negara-negara yang disebut terlibat dalam rencana itu seperti China dan India belum melakukan tindakan apapun.

Menteri Perdagangan Koichi Hagiuda pada November mengatakan bahwa Jepang akan melakukan pelepasan cadangan untuk menggantikan minyak dalam stoknya.

Kendati dilakukan secara reguler, jadwal pelepasan akan dimajukan untuk mendukung tindakan serupa di tempat lain, tambahnya.

Saat ini, tanda-tanda melemahnya permintaan minyak di Asia mulai muncul menyusul penyebaran virus corona varian omicron yang sangat cepat.

Minyak mentah Brent sebagai patokan global diperdagangkan sedikit lebih tinggi di atas US$76 per barel pada Senin, meskipun turun sekitar 7 persen sejak rencana yang dipimpin AS diumumkan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang cadangan minyak omicron
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top