Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

November 2021, Penjualan Indocement (INTP) Tembus 15 Juta Ton

Sepanjang tahun ini, Indocement menargetkan pertumbuhan penjualan 4-5 persen dari capaian 16,5 juta ton pada 2020
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 21 Desember 2021  |  05:57 WIB
Proses pemuatan kontainer berisi semen merk tiga roda. - Indocement
Proses pemuatan kontainer berisi semen merk tiga roda. - Indocement

Bisnis.com, JAKARTA — Produsen semen merek Tiga Roda, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) mencatat penjualan lebih dari 15 juta ton sampai dengan November 2021.

Direktur dan Corporate Secretary Indocement Tunggal Prakarsa Oey Marcos mengatakan capaian tersebut naik 3 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2020. Adapun, penjualan pada bulan lalu saja mencapai 1,6 juta ton atau kurang lebih sama dengan capaian Oktober 2021.

"Sejauh ini penjualan kami belum terdampak oleh faktor cuaca dan banjir, penjualan masih relatif baik," kata Oey saat dihubungi, Senin (20/12/2021).

Sepanjang tahun ini, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan 4-5 persen dari capaian 16,5 juta ton pada 2020. Mengutip laporan keuangan perusahaan pada kuartal III/2021, penjualan semen dan klinker domestik tumbuh 4,9 persen menjadi 12,7 juta ton, sedangkan volume penjualan ekspor melonjak 288 persen menjadi 333.000 ton.

"Untuk proyeksi tahun depan kami masih dalam tahapan finalisasi," imbuhnya.

Sebelumnya diketahui, volume konsumsi semen domestik mengalami penurunan pada November 2021 akibat bencana banjir, tanah longsor, dan gempa. Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencatat total permintaan semen domestik pada bulan lalu mencapai 5,94 juta ton, turun 2,1 persen dibandingkan periode yang sama 2020.

Sedangkan total konsumsi semen Januari-November 2021 mengalami pertumbuhan 4,7 persen menjadi 59,43 juta ton.
 
Mempertimbangkan realisasi sampai dengan November, konsumsi semen domestik diperkirakan tumbuh 4 persen hingga 5 persen sepanjang tahun ini.

Sementara itu, pasokan batu bara yang tersendat masih menjadi ganjalan kinerja ekspor semen pada bulan lalu. Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencatat volume ekspor semen dan klinker mencapai 505.000 ton pada November 2021 turun, 25 persen dari periode yang sama 2020.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manufaktur indocement semen
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top