Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelabuhan Patimban Dikelola Swasta, Ini Ekspektasi Ekosistem Logistik

Perkembangan Pelabuhan Patimban sangat dinantikan, khususnya bagi pelaku yang lebih dominan memproses perdagangan domestik dan internasional lewat transportasi laut.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 20 Desember 2021  |  12:13 WIB
Kapal Roro KMP Ferrindo 5 sandar di Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban, Subang, Minggu (10/1/2021). Kapal ini jadi jenis Roro pertama yang bersandar dan melayani lintasan Patimban, Subang-Panjang, Lampung. - Bisnis/Rinaldi M Azka
Kapal Roro KMP Ferrindo 5 sandar di Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban, Subang, Minggu (10/1/2021). Kapal ini jadi jenis Roro pertama yang bersandar dan melayani lintasan Patimban, Subang-Panjang, Lampung. - Bisnis/Rinaldi M Azka

Bisnis.com, JAKARTA – Ekspektasi besar dinantikan oleh ekosistem logistik nasional setelah Pelabuhan Patimban resmi dikelola oleh PT Pelabuhan Patimban Internasional (PPI) per 16 Desember 2021.

Pakar Maritim dari Institut Teknologi Sepuluh November Saut Gurning mengatakan perkembangan Pelabuhan Patimban sangat dinantikan, khususnya bagi pelaku yang lebih dominan memproses perdagangan domestik dan internasional lewat transportasi laut.

Menurutnya, pola perjanjian pemanfaatan Barang Milik Negara melalui Kerjasama Penyediaan Infrastruktur (KSPI) dalam skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha diharapkan dapat memberikan alternatif bagi pemilik barang dan operator logistik nasional yang selama ini mengandalkan Tanjung Priok untuk hinterland sekitar Jakarta, Banten dan Jawa Barat serta Sumatera bagian Selatan

"Khususnya dalam penyediaan infrastruktur khususnya alur navigasi, kolam, dermaga dan fasilitas suprastruktur serta info-struktur yang dapat melayani rute-rute armada internasional dengan ukuran dan kapasitas kedalaman kapal paling tidak di atas 15 meter, baik untuk pergerakan kontainer maupun pengangkut kendaraan yang langsung dari berbagai pelabuhan utama internasional ke Indonesia dan sebaliknya," ujarnya, Senin (20/12/2021).

Menurutnya, tantangan lain sekaligus penguat utama Patimban yang perlu menjadi perhatian manajemen baru Patimban khususnya terkait aksesibilitas ke dan dari Patimban yang terhubung dengan berbagai lokasi sumber, serta tujuan barang (hinterland) via tol Cipali (Cikopo-Palimanan) yang diperkirakan sepanjang 37 kilometer.

Secara praktis, sebutnya, para pemilik barang, operator logistik dan pelayaran menanti respons penyediaan rute internasional dan domestik termasuk frekuensinya yang disediakan via Patimban dalam waktu mendekat. Saut berpendapat hal ini juga menjadi tantangan sekaligus potensi yang dapat menjadi opsi komersial komunitas pelabuhan dan logistik maritim nasional.

Namun secara mendasar, dia berharap geliat Patimban dalam waktu mendekat akan meningkatkan tingkat persaingan pemilihan pelabuhan antara Pelabuhan Tanjung Priok dengan Patimban. 

"Apabila kompetisi kedua pelabuhan ini eksis terjadi maka diharapkan efisiensi logistik nasional serta peningkatan daya saing komoditas lndonesia akan lebih baik khususnya di berbagai hinterland sekitar Patimban dan Priok," imbuhnya.

Dia menyebutkan inisiasi proses KPBU yang dilakukan PPI cukup menarik karena merupakan model kolaborasi berbagai entitas dalam PPI atas kemampuan finansial, operator terminal khususnya terminal kontainer, sistem informasi serta jejaring distributor barang retail baik yang berasal dari pelaku nasional dan internasonal (Jepang).

"Jika model ini berhasil memberikan kinerja dan manfaat komersial dalam jasa kepelabuhanan, maka akan menjadi praktek model kolaborasi yang menarik untuk dapat dikembangkan untuk investasi dan pengembangan industri pelabuhan nasional pada masa mendatang," tekannya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kerja sama pemerintah-swasta pelabuhan patimban
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top