Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bandara Ngloram Diresmikan Hari Ini, Menhub: Peminatnya Banyak Sekali!

Bandara Ngloram memiliki banyak penumpang yang berasal dari penerbangan Citilink rute Jakarta-Blora.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 17 Desember 2021  |  11:22 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi meninjau proyek pembangunan Bandara Ngloram di Cepu, Jawa Tengah. Dengan landas pacu yang telah dibangun sepanjang 1.500 meter saat ini, Bandara Ngloram sudah mampu didarati pesawat jenis ATR-72, Minggu (3/1/2021).  - Kemenhub
Menhub Budi Karya Sumadi meninjau proyek pembangunan Bandara Ngloram di Cepu, Jawa Tengah. Dengan landas pacu yang telah dibangun sepanjang 1.500 meter saat ini, Bandara Ngloram sudah mampu didarati pesawat jenis ATR-72, Minggu (3/1/2021). - Kemenhub

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan Bandara Ngloram di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah yang akhirnya diresmikan hari ini, Jumat (17/12/2021) memiliki banyak peminat.

Hal itu, kata Budi, tampak dari jumlah penumpang maskapai Citilink yang telah beroperasi kembali mulai 26 November 2021. Pesawat tersebut melayani penerbangan rute Jakarta (Bandara Halim Perdanakusuma) menuju Bandara Ngloram, sebanyak dua kali seminggu tiap hari Senin dan Jumat dan selalu penuh.

"Saat ini sudah diterbangi oleh Citilink dua kali seminggu dan penuh. Peminatnya banyak sekali," ujar Budi saat memberikan sambutan sebelum akhirnya Bandara Ngloram diresmikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Jumat (17/12/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri yang kerap disapa BKS itu melaporkan bahwa saat ini Bandara Ngloram memiliki landas pacu (runway) sepanjang 1500 m x 30 m, taxiway 142 mx23 m, Apron 90 m x60 m dan Terminal Penumpang seluas 3.526 m².

Saat ini, lanjutnya, bandara tersebut baru mampu didarati pesawat ATR 72. Namun tidak menutup kemungkinan akan terus dikembangkan hingga bisa melayani pesawat jenis lain.

"Jadi kemungkinan berikutnya bisa dilakukan [pengembangan] lebih jauh," ucap Budi.

Lebih jauh dia menuturkan, Bandara Ngloram memiliki luas keseluruhan kurang lebih 27 hektar dengan terminal penumpang seluas 3.600 m2 yang dapat memuat kapasitas hingga 210.000 penumpang per tahun.

Sebelumnya, sambung Menhub, bandara ini dimiliki oleh PT Pertamina yang dibangun untuk menunjang operasional perusahaan dan sudah tidak beroperasi lagi sejak 1984.

Kemudian, dia melanjutkan, dilakukan penyerahan kepada Kementerian Perhubungan sehingga dilakukan pembangunan pada 2019 dan selesai satu bulan yang lalu.

"Kampi laporkan juga Pak Presisden bahwa ini menunjukan bahwa komitmen dari Pemda Jateng dan Kab. Bojonegoro juga membantu jalan menunjukan bahwa pembangunan tetap berjalan walaupun di masa pandemi," tutup Budi.

Sebagai informasi, sehari sebelum diresmikan, Budi meninjau langsung kesiapan bandara dan melakukan pengecekan terkait sejumlah fasilitas, baik di sisi udara seperti landasan pacu, pagar pengaman, dan lain sebagainya, maupun di sisi darat seperti bangunan terminal penumpang, dan fasilitas lainnya. Hasilnya, Bandara Ngloram dalam kondisi baik dan siap untuk diresmikan.

Beroperasinya Bandara Ngloram sebagai bandara komersil merupakan salah satu bentuk sinergi yang baik antara pemerintah pusat, daerah, dan operator penerbangan, dalam mewujudkan konektivitas dari dan menuju Blora.

Bandara Ngloram dapat menjadi alternatif konektivitas dan aksesibilitas bagi masyarakat di Jawa Tengah seperti Blora, Bojonegoro dan sekitarnya. Adanya bandara diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah yang dikenal menjadi pusat aktivitas industri perminyakan dan industri bisnis lainnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi bandara Budi Karya Sumadi Bandara Ngloram
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top