Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tekan Deforestasi, Model Multiusaha Kehutanan Mulai Membuahkan Hasil

Penerapan model multiusaha kehutanan diyakini dapat memacu nilai riil hutan sehingga mengurangi tendensi perubahan ke penggunaan lain yang berarti mencegah deforestasi.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 09 Desember 2021  |  13:51 WIB
Tekan Deforestasi, Model Multiusaha Kehutanan Mulai Membuahkan Hasil
Ilustrasi hutan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Indroyono Soesilo menyatakan perubahan paradigma pemanfaatan hutan mulai tercermin dari kinerja ekspor kehutanan.

Dia menyebut, secara akumulatif nilai ekspor produk kehutanan tahun ini meningkat mencapai 21,43 persen dibandingkan tahun lalu. Sampai kuartal IV/2021, nilai ekspor produk kayu mencapai US$13,42 miliar atau lebih tinggi dibandingkan capaian 2020 senilai US$11,05 miliar.

Sementara, untuk produksi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) pada kuartal IV/ 2021 tercatat mencapai 192.000 ton, Kinerja ini naik sebesar 47,6 persen dibandingkan tahun lalu sebesar 130.000 ton pada periode yang sama.

"Harus ada reorientasi menuju rekonfigurasi bisnis baru kehutanan, dengan lebih mengoptimalkan pemanfaatan ruang [lanskap] hutan produksi tidak hanya kayu, tetapi juga hasil hutan bukan kayu, pemanfaatan kawasan dan jasa lingkungan," katanya, dikutip dari keterangan resminya, Kamis (9/12/2021).

Indroyono meyakini penerapan model multiusaha kehutanan dapat memacu nilai riil hutan sehingga mengurangi tendensi perubahan ke penggunaan lain yang berarti mencegah deforestasi.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengemukakan bisnis kehutanan kini tidak lagi hanya fokus pada produk kayu, tetapi juga pada pengelolaan bentang alam untuk menuju hutan lestari.

Siti menyatakan masih banyak tantangan untuk optimalisasi pemanfaatan kawasan hutan sesuai apa yang diamanatkan dalam peraturan perundangan.

"Untuk itu saya sangat berharap dunia usaha kehutanan dapat bekerja bersama-sama untuk berkontribusi bagi pemulihan ekonomi nasional dibawah kepemimpinan langsung bapak Presiden Jokowi," katanya.

Ia menyatakan kerja sama yang baik antara pemerintah dan dunia usaha kehutanan menghasilkan sejumlah capaian yang baik antara lain turunnya laju deforestasi sepanjang 2019-2020 dan ditekannya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri kehutanan deforestasi
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top