Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemendag: Transaksi Harbolnas 12.12 Bakal Naik 10 Persen

Kemendag menuturkan transaksi Harbolnas 12.12 tahun ini bakal naik 10 persen.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 07 Desember 2021  |  10:41 WIB
Kemendag: Transaksi Harbolnas 12.12 Bakal Naik 10 Persen
Ilustrasi belanja online. / istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perdagangan (Kemendag) memproyeksi nilai transaksi dalam Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12 tahun ini naik 10 persen dibandingkan dengan capaian 2020. Momen Harbolnas diharapkan mendorong penjualan produk lokal di platform dagang-el (e-commerce).

Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Kemendag Nina Mora menjelaskan pelaksanaan Harbolnas pada 11—12 Desember 2020 mampu mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp11,6 triliun, sekitar Rp5,7 triliun merupakan transaksi produk lokal.

"Berkaca pada hal tersebut, pemerintah memproyeksikan bahwa Hari BBI [Bangga Buatan Indonesia] kali ini setidaknya dapat menyamai catatan transaksi pada Harbolnas 11—12 Desember 2020 silam atau dapat meningkat 10 persen menjadi kurang lebih Rp13 triliun," kata Nina dalam jawaban tertulis, Selasa (7/12/2021).

Penyelenggaraan Harbolnas diharapkan bisa memberi efek ganda pada perekonomian nasional. Harbolnas diharapkan tidak hanya mendorong peningkatan penjualan produk dalam negeri, tetapi juga dapat menggerakkan sektor transportasi dan logistik, khususnya pengiriman barang.

"Program Harbolnas kami harapkan juga dapat menjadi momentum untuk lebih menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan akan produk buatan Indonesia," tambah Nina.

Program Harbolnas sendiri, lanjut Nina, merupakan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri digital yang bertujuan menjaga konsumsi domestik dan mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

Dia mengatakan pemerintah dan pelaku usaha saling mendukung dan berbagi tugas dalam menjalankan peran untuk mendorong konsumsi masyarakat, terutama di tengah pandemi Covid-19.

"Pemerintah mengambil peran dengan melakukan sosialisasi melalui berbagai media, sedangkan pelaku usaha menjalankan peran menyediakan berbagai bentuk penawaran menarik seperti potongan harga, bebas ongkir, dan lainnya untuk menarik minat belanja masyarakat," katanya.

Kementerian Perdagangan telah meminta para pelaku e-commerce di Indonesia agar menampilkan produk-produk Indonesia yang mendapatkan penawaran-penawaran menarik pada halaman utama platformnya.

Di sisi lain, pemerintah akan menyebarluaskan informasi mengenai program ini secara masif melalui berbagai media untuk memastikan masyarakat mengetahui program ini dan mendukung dengan membeli barang buatan dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendag harbolnas
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top