Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menkeu Ramal Pertumbuhan Ekonomi RI Mentok 4 Persen di 2021, Ini 2 Faktor Pemicunya

Proyeksi pertumbuhan tersebut erat kaitannya dengan kinerja ekonomi yang melambat akibat kenaikan kasus Covid-19, terutama pada kuartal pertama dan kuartal ketiga 2021.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 30 November 2021  |  11:13 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pemaparan dalam webinar  Mid Year Economic Outlook 2021: Prospek Ekonomi Indonesia Pasca Stimulus, Relaksasi dan Vaksinasi di Jakarta, Rabu (7/7/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pemaparan dalam webinar Mid Year Economic Outlook 2021: Prospek Ekonomi Indonesia Pasca Stimulus, Relaksasi dan Vaksinasi di Jakarta, Rabu (7/7/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2021 akan berkisar 3,5 persen sampai dengan 4,0 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Sri Mulyani mengatakan proyeksi pertumbuhan tersebut erat kaitannya dengan kinerja ekonomi yang melambat akibat kenaikan kasus Covid-19, terutama pada kuartal pertama dan kuartal ketiga 2021.

Pada kuartal I/2021, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terkontraksi yaitu berada di angka -0,74 persen (yoy), dan melonjak tinggi pada kuartal II/2021 sebesar 7,07 persen (yoy). Pada periode setelahnya, pertumbuhan PDB mengalami pelambatan ke 3,51 persen (yoy) di kuartal III/2021 akibat adanya penyebaran varian Delta

"Kinerja ekonomi sepanjang 2021 ini akibat kesulitan yang dialami pada kuartal I/2021, di mana kita melihat ada kenaikan kasus pada Maret lalu setelah libur Natal dan tahun baru. Lalu, adanya gelombang penyebaran varian Delta pada Juli sampai dengan pertengahan Agustus, atau pada kuartal III/2021," jelas Sri Mulyani pada hari kedua The 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2021, Selasa (30/11/2021).

Tidak hanya itu, pemerintah juga memerhatikan perkembangan munculnya varian baru Omicron yang ditemukan pertama kali di Afrika Selatan.

Sri Mulyani menegaskan bahwa Indonesia tidak akan puas terhadap capaian penanganan varian Delta sebelumnya, dan akan terus berwaspada.

Untuk mencapai pertumbuhan hingga 4 persen, Sri Mulyani sebelumnya juga sempat menyampaikan bahwa pertumbuhan di kuartal IV/2021 harus bisa mencapai di atas 5 persen (yoy).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani pertumbuhan ekonomi indonesia
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top