Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pangkas Impor, BIB Genjot Produksi Semen Sapi Beku

Kepala BIB Lembang Tri Harsi mengatakan proyeksi produksi semen sapi beku dapat mencapai lebih dari 3 juta dosis pada akhir 2021. Alasannya, realisasi produksi semen beku itu, saat ini sudah mencapai 125,53 persen di angka 2,91 juta dosis dari target awal yang ditetapkan 2,32 juta. 
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 30 November 2021  |  18:31 WIB
Kepala Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang Tri Harsi saat memberi keterangan kepada awak media ihwal kinerja BIB untuk meningkatkan produksi semen sapu beku pada tahun depan di BIB, Lembang, Selasa (30/11/2021).  - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi
Kepala Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang Tri Harsi saat memberi keterangan kepada awak media ihwal kinerja BIB untuk meningkatkan produksi semen sapu beku pada tahun depan di BIB, Lembang, Selasa (30/11/2021). - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi

Bisnis.com, BANDUNG — Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang tengah menggenjot produksi semen sapi beku untuk memenuhi kebutuhan daging konsumsi dan industri dalam negeri yang selama ini masih tergantung dari impor

Kepala BIB Lembang Tri Harsi mengatakan proyeksi produksi semen sapi beku dapat mencapai lebih dari 3 juta dosis pada akhir tahun 2021. Alasannya, realisasi produksi semen beku itu sudah mencapai 125,53 persen di angka 2,91 juta dosis dari target awal yang ditetapkan 2,32 juta. 

“Produksi semen beku sudah mencapai 125 persen dari sisi distribusinya sampai saat ini sudah mencapai 119 persen, produksi nanti permintaannya bisa di atas 3 juta dosis hingga akhir tahun,” kata Harsi saat memberi keterangan pers di BIB Lembang, Selasa (30/11/2021). 

Menurut Harsi, target sapi betina yang menerima inseminasi buatan atau IB mencapai 4 juta ekor pada tahun ini. Hanya saja, target itu baru terealisasi sebesar 3,54 juta atau sekitar 888,62 persen. Dari target inseminasi itu belakangan dihasilkan 840 ekor sapi. 

“Sikomandan [Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri] salah satu upaya mengurangi kebutuhan impor daging dan sapi, tapi memang masyarakat Indonesia bertumbuh banyak dan peternak ini 90 persen masih peternak kecil,” kata dia. 

Di sisi lain, dia mengatakan, Sikomandan diharapkan dapat mendorong peralihan peternak lokal menjadi peternak menengah dan besar untuk mendongkrak produksi sapi dalam negeri. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Asosiasi importir daging sapi memastikan stok yang saat ini dikelola para pengusaha dalam kondisi aman. Neraca sampai akhir tahun diproyeksi surplus. 

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia (Aspidi) Suhandri menyebutkan stok daging sapi impor di asosiasi mencapai 12.900 ton. Sementara volume yang disalurkan selama November dan Desember diperkirakan sekitar 2.000 sampai 2.100 ton. 

“Stok kita dalam kondisi berlebihan kalau untuk daging sapi impor. Harga juga cenderung stabil dari negara pemasok,” kata Suhandri, Senin (18/11/2021).


Seorang petugas Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang tengah mengambil semen sapi jantan untuk selanjutnya dilakukan inseminasi buatan atau IB kepada sapi betina milik masyarakat. /Bisnis-Nyoman Ary Wahyudi

Dia menyebutkan 60 persen pasokan daging sapi berasal dari Australia, yang juga memasok sapi bakalan untuk Indonesia. Terlepas dari kondisi harga sapi bakalan yang stabil tinggi, dia mengatakan harga daging sapi tidak naik signifikan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

impor sapi sapi inseminasi buatan
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top