Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mayoritas Pengeboran Sumur Migas Tahun Depan Dilakukan di Sumatra Bagian Utara

Kegiatan pengeboran sumur minyak dan gas bumi akan secara massif dilakukan pada tahun depan. Wilayah Sumatra bagian utara akan menjadi daerah yang berkontribusi besar untuk kegiatan pengeboran sumur eksploitasi.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 23 November 2021  |  14:12 WIB
Mayoritas Pengeboran Sumur Migas Tahun Depan Dilakukan di Sumatra Bagian Utara
Petugas memeriksa pengoperasian Rig (alat pengebor) elektrik D-1500E di Daerah operasi pengeboran sumur JST-A2 Pertamina EP Asset 3, Desa kalentambo, Pusakanagara, Subang, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020). - ANTARA / M Ibnu Chazar
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kegiatan pengeboran sumur minyak dan gas bumi akan secara massif dilakukan pada tahun depan. Wilayah Sumatra bagian utara akan menjadi daerah yang berkontribusi besar untuk kegiatan pengeboran sumur eksploitasi.

Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko mengatakan, pada 2022 pihaknya berencana untuk mendapatkan cadangan migas yang lebih besar melalui kegiatan pengeboran sumur eksplorasi yang lebih massif.

Di samping itu, peningkatan produksi turut digenjot melalui kegiatan pengeboran sumur eksploitasi.

Rudi menuturkan, target pengeboran sumur eksploitasi di wilayah Sumatra bagian utara akan mencapai 439 sumur, atau 57 persen dari target nasional pengeboran tahun depan.

“Untuk mempersiapkan segala perencanaan yang berjalan sesuai dengan target, maka diperlukan dukungan, sinergi, dan kerja sama yang strategis antara pemerintah pusat, pelaku bisnis sektor migas, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya dalam acara Northern Sumatra Forum 2021, Selasa (23/11/2021).

Rudi menjelaskan, kunci penting mencapai target tersebut adalah dengan penguatan kesepahaman terkait dengan berbagai aspek, baik regulasi maupun kebijakan operasional dan kewenangannya berada di pemerintah pusat maupun di pemerintah daerah.

Dia menambahkan, perlu adanya persamaan persepsi untuk bisa memuluskan rencana-rencana peningkatan produksi agar nantinya bisa mencapai target produksi minyak 1 juta barel per hari, dan produksi gas bumi sebesar 12 miliar standar kaki kubik per hari pada 2030.

“Semoga forum ini dapat menghasilkan langkah strategis dalam menyamakan persepsi bersama terkait dengan operasi lalu migas di lingkup regional daerah, dengan adanya sinergi dan pemahaman yang sama kami harapkan dapat menunjang dan mendukung target nasional,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

skk migas pengeboran hulu migas
Editor : Lili Sunardi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top