Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sempat Tergenang, Jalur KRL Kebayoran - Pondok Ranji Mulai Bisa Dilintasi

Jalur rel antara Stasiun Kebayoran - Stasiun Pondok Ranji PP sempat terkendala genangan air sejak pukul 15.39 WIB.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 07 November 2021  |  20:15 WIB
Ilustrasi-Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/7/2020). - ANTARA/Fakhri Hermansyah
Ilustrasi-Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/7/2020). - ANTARA/Fakhri Hermansyah

Bisnis.com, JAKARTA — KAI Commuter menginformasikan saat ini genangan air di jalur rel Kebayoran - Pondok Ranji sudah surut dan kembali dapat dilintasi KRL.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan hujan deras di Jakarta, Bogor, Tangerang Selatan dan sekitarnya membuat banjir menggenangi sejumlah wilayah, termasuk jalur rel di lintas antara Stasiun Pondok Ranji - Stasiun Kebayoran dan di sekitar Stasiun Bogor. Namun, saat ini genangan air di jalur rel tersebut sudah surut dan kembali dapat dilintasi KRL.

"Namun, pada pukul 17.16 WIB, jalur rel dari Stasiun Kebayoran arah ke Stasiun Pondok Ranji sudah dapat dilalui dengan kecepatan normal. Sementara itu, pada pukul 17.50 WIB jalur rel arah sebaliknya yaitu dari Stasiun Pondok Ranji menuju ke Stasiun Kebayoran juga sudah dapat dilalui dengan kecepatan normal," ujarnya melalui siaran pers, Minggu (7/11/2021).

Sementara itu, genangan air di sekitar Stasiun Bogor juga berdampak ke jalur I dan jalur II Stasiun sejak pukul 15.25 WIB. Namun, dengan penanganan yang cepat dari petugas di lokasi bersama pemerintah Kota Bogor, pukul 15.46 genangan sudah surut dan tidak sampai mengganggu perjalanan KRL.

Meskipun KRL sudah dapat melintas kembali dengan kecepatan normal di lokasi, untuk layanan KRL lintas Tanahabang - Rangkasbitung PP saat ini masih dilakukan rekayasa operasi untuk upaya mengurai antrean perjalanan kereta dampak genangan air tersebut. Hingga pukul 18.00 terdapat empat kereta yang perjalanannya dibatalkan untuk mengurangi keterlambatan, dan sejumlah jadwal KRL lainnya menjalani rekayasa operasi.

Bagi para pengguna yang perjalanannya juga terkendala pada sore hari ini, dapat melakukan batal perjalanan di loket stasiun terdekat. Batal perjalanan dapat dilayani hingga tujuh hari mendatang sehingga pengguna tidak perlu khawatir dan dapat menyesuaikan waktu pengurusannya ke loket.

Sejak beberapa pekan lalu dalam rangka persiapan memasuki musim penghujan, KAI Commuter bekerja sama dengan KAI Daop 1 Jakarta dan pemerintahan setempat di berbagai wilayah telah melakukan antisipasi dan langkah penanganan banjir dan pohon tumbang untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan sekitarnya.

Dalam kerja sama ini Pemerintah Kota Bogor misalnya, mendukung upaya antisipasi dengan membuat tangkapan dan saluran air baru dan memperbesar saluran yang sudah ada di sekitar stasiun. Di wilayah lain juga dilakukan pemangkasan pohon di sekitar jalur rel yang berpotensi tumbang dan pembersihan saluran.

"Para pengguna yang hendak menggunakan KRL pada sore atau malam hari ini kami himbau untuk memperhatikan kondisi perjalanan dan rekayasa operasi KRL terkini melalui media sosial @commuterline dan aplikasi KRL Access. Serta sebaiknya mempersiapkan diri dengan perlengkapan memasuki musim penghujan antara lain payung dan jas hujan," imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai banjir kereta api krl krl jabodetabek
Editor : M. Nurhadi Pratomo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top