Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Garuda Indonesia (GIAA) Buka Rute Kargo Makassar-Hong Kong

Garuda Indonesia membuka rute kargo Makassar-Hong Kong yang diharapkan bisa mendukung upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 30 Oktober 2021  |  12:24 WIB
Garuda Indonesia (GIAA) Buka Rute Kargo Makassar-Hong Kong
Garuda Indonesia - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) meresmikan layanan penerbangan rute khusus kargo Makassar-Hong Kong yang terhubung langsung dengan penerbangan kargo dari Surabaya.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan pada pengoperasian penerbangan tersebut telah mengangkut 12 ton komoditas unggulan Sulawesi Selatan berupa ikan kerapu hidup yang diterbangkan dengan armada Airbus A330-300.

Adapun, layanan rute khusus kargo Makassar-Hong Kong tersebut merupakan pengembangan dari rute Surabaya-Hong Kong yang telah dilayani sejak awal 2021 dan merupakan bagian dari upaya perluasan jaringan penerbangan kargo guna mendukung peningkatan daya saing komoditas ekspor unggulan nasional, khususnya wilayah Indonesia Timur.

“Lebih lanjut, Penerbangan kargo Makassar-Hong Kong ini merupakan penerbangan khusus kargo kedua yang dilayani dari Makassar setelah sebelumnya rute Makassar-Singapura diresmikan pada 2020,” ujarnya melalui siaran pers, Sabtu (30/10/2021).

Menurutnya, dengan perluasan konektivitas rute khusus kargo ini dapat menjadi salah satu peluang bisnis yang secara berkelanjutan akan terus dioptimalkan selaras dengan tren kebutuhan pengangkutan kargo yang terus tumbuh.

Dengan pengembangan jaringan penerbangan kargo ini, dia mengharapkan aktivitas direct export komoditas unggulan dari kawasan Indonesia Timur dapat semakin meningkat sehingga mampu mendukung upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Dia menjelaskan Makassar sebagai hub penerbangan di kawasan timur Indonesia memiliki letak yang strategis sebagai titik kumpul jaringan pengiriman komoditas kargo di Indonesia Timur yang terhubung dengan penerbangan langsung ke sejumlah wilayah penghasil komoditas unggulan ekspor nasional seperti Ambon, Kendari, Sorong hingga Manado.

“Ke depannya kami harapkan penerbangan langsung ini memberikan kontribusi positif bagi peningkatan daya saing kualitas produk komoditas kemaritiman unggulan di Sulawesi Selatan melalui waktu pengiriman yang lebih singkat sehingga kualitas produk yang dibawa menjadi lebih terjaga dan tentunya dengan cost logistic yang lebih kompetitif. Dengan demikian, harga komoditas ekspor dapat menjadi lebih bersaing di pasar global,” imbuhnya.

Penerbangan khusus kargo Rute Makassar-Hong Kong dari Surabaya ini dilayani sebanyak 1 kali setiap minggunya dan diberangkatkan dari bandara internasional Juanda pada pukul 05.00 WIB dan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 07.35 WITA dan melanjutkan perjalanan pada pukul 09.15 WITA untuk tiba di Hong Kong pada pukul 13.50 waktu setempat.

Sejalan dengan upaya pengembangan jaringan penerbangan logistik dari wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua (Kasulampua), sebelumnya maskapai pelat merah tersebut juga telah menerbangkan penerbangan khusus kargo dengan rute Surabaya – Banjarmasin – Balikpapan dengan frekuensi 6 kali setiap minggunya menggunakan armada B737-800NG di mana rata-rata pengangkutan komoditas telur tetas dan general cargo mencapai 13,5 ton di setiap penerbangannya.

Irfan menjelaskan bahwa sejalan dengan berbagai upaya perusahaan untuk mengoptimalkan lini bisnis kargo sebagai fokus revenue generator pada masa pandemi Covid-19 saat ini, Sepanjang 2021, hingga September Garuda Indonesia mencatatkan jumlah tonase pengangkutan kargo menuju Hong Kong mencapai 807 ton atau tumbuh 300 persen dibandingkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Garuda Indonesia
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top