Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berikan Pembiayaan ke Pengembang, BTN Siap Dukung Pertumbuhan Sektor Properti

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BTN siap mendukung pertumbuhan sektor properti melalui pembiayaan untuk para pengembang dan calon konsumen yang ingin memiliki rumah.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 28 Oktober 2021  |  06:33 WIB
Warga melintas di proyek pembangunan rumah bersubsidi di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Rabu (27/5/2020). Bisnis - Abdurachman
Warga melintas di proyek pembangunan rumah bersubsidi di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Rabu (27/5/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BTN siap mendukung pertumbuhan sektor properti melalui pembiayaan untuk para pengembang dan calon konsumen yang ingin memiliki rumah.

Senior Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) BTN Suryanti Agustinar mengatakan bahwa industri perbankkan, termasuk BTN yang memang fokus pada perumahan memberikan dukungan penuh pada pemerintah dalam pemulihan sektor properti.

Menurutnya, sektor perumahan akan tetap tumbuh positif di tengah pandemi. Pada ekosistem perumahan, BTN memiliki peran strategis sebagai enabler yang memberikan pembiayaan sisi supply melalui kredit konstruksi kepada pengembang, maupun sisi demand melalui KPR untuk masyarakat.

“BTN memberikan dukungan kredit dalam rangka percepatan pembangunan perumahan maupun kepemilikan lahan. Jadi kami support developer dari sisi pembiayaan agar kendala-kendala dalam pembangunan perumahan dapat teratasi,” katanya dalam Webinar Banking & Property Outlook 2022: Lokomotif Pemulihan Ekonomi Pascapandemi Rabu (27/10/2021).

Dari sisi demand, kata dia, BTIN menjembatani pengembang yang telah dibiayai KIG-nya dengan calon pembeli dengan fasilitas KPR bunga murah, dan berbagai program keringanan yang dibuat untuk membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda menyampaikan, indikator perekonomian nasional telah menunjukkan kondisi yang membaik sejak pandemi di awal 2021.

Selain itu, laju perekonomian nasional juga telah mengalami pertumbuhan positif pada kuartal II/2021 sebesar 3,31 persen secara kuartalan, meski sebagian masih ditopang oleh tingkat pembelanjaan negara.

Namun demikian, hampir semua sektor industri, termasuk properti mengalami pertumbuhan lebih baik di kuartal II/2021.

Dia menjelaskan, insentif PPN untuk rumah ready stock yang dimulai sejak 1 Maret 2021 berdampak positif bagi penjualan hunian. Hal itu tecermin dari peningkatan penjualan sebesar 661 persen selama kuartal I/2021, meskipun kebijakan itu baru berjalan 1 bulan.

Menurutnya, beberapa pengembang besar yang memiliki rumah ready stock juga mengalami peningkatan penjualan. Bahkan, sebagian pengembang mempercepat pembangunan rumahnya melalui unit pre-cast untuk mengejar batas waktu siap huni sampai Desember 2021.

“Namun harus dicermati, peningkatan yang terjadi pada ready stock ini tidak terjadi pada penjualan rumah indent yang justru mengalami penurunan penjualan 4,9 persen, di mana 16,3 persen dari total penjualan unit berasal dari unit ready stock,” ujarnya.

Meski kondisi makin membaik, Ali juga mewanti-wanti agar pengembang tidak lengah, karena para investor mempunyai batas daya beli untuk membeli properti.

Selain itu, segmen pasar akan kembali ke segmen yang lebih membumi seiring dengan peningkatan daya beli. ”Resep lainnya yang penting, kebijakan perpajakan jangan sampai kontra produktif dengan kinerja properti saat ini,” tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn bisnis properti
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top