Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Danone Resmikan Pabrik PLTS Atap, Bisa Terangi 2.300 Rumah

Kapasitas PLTS atap pabrik Danone itu setara dengan kebutuhan 2.300 rumah tangga. Hal itu mengacu kepada konsumsi rumah tangga mencapai 1.012 kilowatt jam (kWh).
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 22 September 2021  |  10:05 WIB
Logo Danone -  Bloomberg
Logo Danone - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Danone Indonesia menghadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap Pabrik Danone-AQUA di Mekarsari, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat secara virtual, bertepatan dengan Zero Emission Day (Hari Emisi Nol Sedunia).

Vice President General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh mengatakan, PLTS atap berkapasitas 2.112 Kilowatt Peak (kWP) tersebut dapat menghasilkan listrik sebesar 2,3 Giga Watt hour (GWh) sekaligus mengurangi 1.916 ton emisi karbon per tahun.

Kapasitas PLTS atap pabrik Danone itu setara dengan kebutuhan 2.300 rumah tangga. Hal itu mengacu kepada konsumsi rumah tangga mencapai 1.012 kilowatt jam (kWh) pada 2017.

“Kami akan terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam mengatasi perubahan iklim. Salah satunya melalui pengembangan PLTS atap di wilayah operasinya,” ujarnya lewat diskusi virtual, Selasa (21/9/2021).

Sekadar informasi, peresmian dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan turut dihadiri oleh Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Bambang Rianto, serta Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.

Dia melanjutkan, pemasangan PLTS Atap Mekarsari merupakan bagian dari komitmen Danone-AQUA untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam mencapai ambisi Emisi Nol pada 2060, meningkatkan bauran energi baru terbarukan hingga 23 persen pada 2025, serta upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan implementasi energi baru terbarukan hingga 6,8 GW pada 2025.

Vera pun mengklaim bahwa Danone-AQUA merupakan pelopor pemanfaatan PLTS Atap di industri dalam negeri sejak 2017. Adapun, upaya tersebut dilakukan untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam mempercepat transisi penggunaan energi terbarukan.

“Melalui peresmian PLTS Atap ini merupakan fasilitas produksi terbesar kami, hingga saat ini telah ada empat pabrik DanoneAQUA yang memanfaatkan PLTS Atap dengan total kapasitas terpasang mencapai 6,2 MWp,” katanya.

Lebih lanjut, dia menyebutkan upaya perusahaan tidak berhenti di sini. Sebab, mereka telah menetapkan target agar PLTS Atap dapat dimanfaatkan sebagai opsi sumber energi terbarukan pada 21 pabrik Danone-AQUA di seluruh Indonesia dengan kapasitas hingga 15 MWp pada 2023 sembari terus menjajaki opsi energi terbarukan inovatif lainnya.

Dalam agenda yang sama, Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Jawa Barat sebagai Provinsi dengan populasi terbesar linier dengan tingkat konsumsi energinya.

Adapun, guna mencukupi kebutuhan energi di Jawa Barat, dan meminimalisir dampak lingkungan dari produksi energi yang berasal dari fosil, Pemerintah Jawa Barat menargetkan proporsi suplai energi baru terbarukan untuk energi primer tersebut sebesar 20,1 persen.

Dia melanjutkan, dalam Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Jawa Barat menargetkan add-on dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 918 MW. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memiliki target untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca hingga 4,29 persen di mana 1,84 persen adalah kontribusi sektor energi.

“Kami ucapkan apresiasi kepada Danone Indonesia yang telah berpartisipasi dalam Program Pemerintah dengan membangkitkan energi baru terbarukan berupa tenaga surya di fasilitas Pabrik Mekarsari. Kami berharap hal tersebut mampu mendorong penggunaan energi baru terbarukan serta menjadi contoh bagi pelaku industri,” tuturnya Ridwan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

plts danone ridwan kamil
Editor : Hendri T. Asworo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top