Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Efisiensi Arus Truk, Tanjung Priok Mulai Terapkan STID

Digitalisasi merupakan isu yang tengah gencar dilakukan oleh operator pelabuhan untuk mencegah dari pungutan liar dan meningkatkan efisiensi.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 09 September 2021  |  06:54 WIB
Efisiensi Arus Truk, Tanjung Priok  Mulai Terapkan STID
Suasana Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (12/1/2021). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) /IPC merilis penerapan sistem Single Truck Identification Data atau Single TID (STID) untuk meningkatkan efektivitas arus truk.

EVP Sekretariat Perusahaan Ali Mulyono mengatakan single TID merupakan sebuah sistem berbasis elektronik yang terintegrasi dengan asosiasi truk, cabang-cabang pelabuhan yang dikelola IPC dan terminal-terminal operator yang ada di wilayah pelabuhan. Dalam hal ini adalah cabang Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi proyek percontohan penerapan STID.

“Penerapan STID ini merupakan upaya IPC dalam peningkatan pelayanan dan kelancaran distribusi barang. Dengan layanan yang terintegrasi antara IPC dan asosiasi truk ini harapannya pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien,” ujarnya melalui siaran pers, Kamis (9/9/2021).

Sistem STID, lanjutnya, merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi IPC Group, stakeholders pemerintahan di pelabuhan, asosiasi truk , dan perbankan untuk memonitor efektivitas arus truk di terminal pelabuhan.

Ali menjelaskan masing-masing terminal operator hanya memiliki akses kartu, dengan STID hal tersebut akan terintegrasi menjadi satu kartu akses untuk seluruh terminal operator di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

Selain itu, standarisasi layanan Gate Terminal akan menambah efektifitas pelayanan dan peningkatan keamanan terminal operator yang termasuk dalam wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

Seperti diketahui, digitalisasi merupakan isu yang tengah gencar dilakukan oleh operator pelabuhan untuk mencegah dari pungutan liar dan meningkatkan efisiensi. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga melaporkan sejumlah upaya yang telah dilakukan dalam upaya digitalisasi di pelabuhan seperti implementasi Kartu Identifikasi Truk (TID).

Kemudian ada pembatasan usia truk di bawah 20 tahun. Adapula penerapan sistem gerbang otomatis, surat himbauan dan pengawasan terkait pungli di pelabuhan, surat tindak lanjut rencana pelaksanaan Ramp Check Truck, serta rencana kolaborasi aksi Inaportnet dengan INSW.

"Kita juga sudah memperketat pengawasan dalam 24 jam selama 7 hari penuh dan efisiensi pergerakan truk melalui skema container consolidation," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub truk pelabuhan tanjung priok
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top