Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masuk ke Pasar India, Tesla Dekati 3 Perusahaan Ini

Sona Comstar Ltd., Sandhar Technologies Ltd. dan Bharat Forge Ltd. adalah beberapa perusahaan India yang telah memasok komponen ke Tesla.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 30 Agustus 2021  |  16:14 WIB
Tesla Model 3.  - Antara/Reuters
Tesla Model 3. - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Tesla Inc sedang dalam pembicaraan dengan setidaknya tiga pemasok komponen mobil India sebagai bagian dari rencananya untuk memasuki pasar lokal.

Dilansir Bloomberg, Senin (30/8/2021), mengutip sumber yang mengetahui masalah ini, perusahaan sedang mencari pemasok komponen listrik, elektronik dan mekanik yang penting. Bagian-bagian itu termasuk panel instrumen, kaca depan, rem diferensial, roda gigi dan kursi listrik.

Sona Comstar Ltd., Sandhar Technologies Ltd. dan Bharat Forge Ltd. adalah beberapa perusahaan India yang telah memasok komponen ke Tesla.

Tesla belum angkat bicara mengenai langkah terbaru itu. CEO Elon Musk pada Juli lalu mengatakan pabrik Tesla untuk memproduksi mobil di India sangat mungkin jika perusahaan dapat memulai penjualan dengan kendaraan impor.

Tesla saat ini melobi untuk pajak impor yang lebih rendah karena mempertimbangkan rencana untuk berekspansi ke India, salah satu pasar mobil berkembang terbesar di dunia.

Sementara itu, dorongan Tesla pada pemotongan pajak atas impor kendaraan listrik di India didukung oleh unit Volkswagen di negara itu. Volkswagen mengatakan pengurangan tarif akan mendukung seluruh industri.

"Pemotongan tarif kendaraan listrik bahkan hingga 25 persen dari level saat ini yang setinggi 100 persen tidak akan menimbulkan ancaman bagi pemain domestik, tetapi akan membantu mendorong investasi dan mempercepat penciptaan ekosistem,” kata Gurpratap Boparai, pengelola Direktur Skoda Auto Volkswagen India Pvt.

Rezim pajak tinggi India telah lama menjadi masalah bagi pembuat mobil asing. Toyota Motor Corp. tahun lalu mengatakan tidak akan berekspansi lebih jauh di India karena tarif tinggi, sementara Harley-Davidson Inc. keluar dari negara itu. Adapun General Motors Co. menarik diri dari negara itu pada 2017.

"Tarif pajak yang tinggi tidak hanya berdampak pada konsumsi lokal tetapi juga merusak potensi untuk menjadikan India sebagai tujuan manufaktur global,” kata Boparai.

Melonggarkan tarif impor pada mobil listrik dan komponen utama akan membantu meningkatkan produksi mobil listrik lokal, katanya, seraya menambahkan bahwa peningkatan volume adalah penting bagi India untuk menjadi produsen kendaraan listrik terkemuka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik india Tesla Motors

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top