Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Insentif PPN Dongkrak Prapenjualan Repower (REAL) Lebih 50 Persen

Belum lama ini, pemerintah membebaskan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk rumah tapak dan rumah susun yang dibanderol berkisar Rp 300 juta hingga Rp2 miliar. Adapun, diskon PPN sebesar 50 persen diberikan untuk hunian seharga Rp2 miliar—Rp5 miliar per unit. 
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 16 Agustus 2021  |  10:22 WIB
Gambar proyek rumah tapak garapan PT Repower Asia Indonesia Tbk. (REAL). - Istimewa
Gambar proyek rumah tapak garapan PT Repower Asia Indonesia Tbk. (REAL). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — PT Repower Asia Indonesia Tbk. (REAL) mengeklaim penjualan rumah tapak dan rumah susun perseroan melonjak lebih dari 50 persen pada paruh pertama tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama 2020 berkat adanya insentif berupa pertambahan nilai (PPN) yang digulirkan pemerintah. 

"Adanya insentif PPN … membuat kami masih bisa berjualan dengan baik pada triwulan kedua 2021. Marketing sales kami tumbuh lebih dari 50 persen pada semester I/2021 dibandingkan dengan periode yang sama 2020 menjadi lebih dari Rp10 miliar," ujar Direktur Utama Repower Aulia Firdaus melalui siaran pers, Senin (16/8/2021).

Belum lama ini, pemerintah membebaskan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk rumah tapak dan rumah susun yang dibanderol berkisar Rp 300 juta hingga Rp2 miliar. Adapun, diskon PPN sebesar 50 persen diberikan untuk hunian seharga Rp2 miliar—Rp5 miliar per unit. 

Ketentuan itu tertuang di dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 21/PMK.010/2021 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Rumah Tapak dan Unit Hunian Rumah Susun yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021. PMK itu berlaku mulai 1 Maret 2021 hingga 31 Agustus 2021.

Kini, insentif itu diperpanjang hingga akhir Desember 2021 sesuai dengan PMK 103/PMK.010/2021 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Rumah Tapak dan Unit Hunian Rumah Susun yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021.

"Kami bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada pemerintah, serta kepada seluruh konsumen dan stakeholder yang telah memberi kepercayaan kepada kami," kata Aulia.

Selain adanya insentif PPN, menurutnya, strategi pemasaran daring (online) perseroan berjalan cukup efektif.

Di tengah pandemi Covid-19, strategi pemasaran daring menjadi vital karena adanya pembatasan pergerakan orang. Penerapan PPKM Level 4 membuat interaksi fisik seperti mendatangi kantor pemasaran dan kunjungan ke lokasi (site visit) menjadi terbatas.

"Estimasi hingga akhir tahun kami optimistis bisa terus menjaga momentum pertumbuhan di tengah kondisi yang masih menantang saat ini," tuturnya.

Terlebih, Dia menambahkan bahwa REAL masih mempunyai jurus-jurus promosi yang segera diluncurkan. 

Saat ini, Repower memiliki tiga proyek rumah tapak yang tengah berjalan, yaitu Botanical Puri Asri (Depok), Green Botanical Garden (Jakarta Selatan), dan Pejaten Office Park (Jakarta Selatan). 

Sementara itu, proyek dalam pengembangan terdiri atas apartemen di Bekasi Timur, apartemen di Tangerang, dan proyek pembangunan Pesantren Internasional di Pasar Minggu yang akan bekerja sama dengan Pesantren Darul Quran, dan rumah bandar (townhouse) di Pondok Cabe.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah tapak pembebasan ppn marketing sales Repower Asia Indonesia
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top