Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Klaim Pasien Covid-19 Tahap I per 24 Juni 2021 Tembus Rp10,5 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan anggaran tahap II yang dibutuhkan mencapai Rp11,97 triliun. 
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 02 Juli 2021  |  13:11 WIB
Klaim Pasien Covid-19 Tahap I per 24 Juni 2021 Tembus Rp10,5 Triliun
Foto aerial suasana Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Kamis (28/1/2021). ANTARA FOTO - Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Keuangan mengungkakan realisasi pembayaran per 24 Juni 2021 untuk pasien Covid-19 telah mencapai Rp10,5 triliun. Angka ini mendekati pagu tahap I sebesar Rp10,6 triliun. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan anggaran tahap II yang dibutuhkan mencapai Rp11,97 triliun. 

"Pemenuhan kebutuhan tambahan anggaran saat ini dalam proses penetapan," ungkap Sri Mulyani, Jumat (2/7/2021).

Dia menegaskan hal ini menunjukkan betapa APBN menghadapi berbagai situasi yang begitu dinamis dalam menghadapi Covid-19 ini.

Sesuai aturan Kepmenkes No. HK.01.07/MENKES/4718/2021 tentang petunjuk teknis klaim penggantian biaya pelayanan pasien Covid-19 bagi RS penyelenggara pelayanan Covid-19, menegaskan bahwa Kemenkes dapat membayar uang muka paling banyak 50 persen dari klaim yang diajukan RS.

Dengan catatan, berkas lengkap. RS harus mengajukan tagihan paling lambat 2 bulan setelah bulan layanan diberikan. 

Adapun, mekanisme pengajuan tagihan paling lambat 2 bulan setelah layanan diberikan. RS mengajukan tagihan melalui e-claim dan diverifikasi BPJS paling lama 14 hari 

Kemenkes melakukan pembayaran paling lama 7 hari kerja setelah menerima hasil verifikasi BPJS. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani BPJS Kesehatan Covid-19
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top