Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ciputra Development Khawatir PPKM Darurat Ganggu Penjualan Rumah

Pemerintah tengah memberlakukan PPKM Darurat. Manajemen Ciputra Development khawatir pemberlakuan kebijakan tersebut akan mengganggu penjualan perumahan.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 01 Juli 2021  |  23:39 WIB
Landmark Perumahan CitraRaya Tangerang, salah satu proyek properti besutan PT Ciputra Development Tbk.
Landmark Perumahan CitraRaya Tangerang, salah satu proyek properti besutan PT Ciputra Development Tbk.

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai pada 3 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021.

Merespons hal itu, Direktur PT Ciputra Development Tbk. Harun Hajadi mengatakan penerapan PPKM Darurat ini akan mengganggu penjualan rumah.

"Rumah itu big ticket item, maka melihat propertinya itu masih penting sekali. Dengan dibatasinya mobilitas, pasti terganggu," ujarnya kepada Bisnis pada Kamis (1/7/2021).

Penurunan penjualan dikarenakan dengan adanya PPKM Darurat sehingga tidak ada kunjungan ke lokasi proyek rumah. Namun, dia belum dapat memastikan seberapa besar dampak pada penjualan rumah.

Direktur Independen PT Ciputra Development Tbk (CTRA) Tulus Santoso menambahkan sejak kenaikan kasus Covid-19, kunjungan ke proyek mengalami penurunan.

Selain itu, kenaikan kasus dan adanya PPKM darurat juga berdampak pada proses pemenuhan kelengkapan administrasi KPR dari pembeli juga turut berdampak. "Ini karena dampak pembatasan mobilitas jadi pemenuhan administrasi KPR juga terdampak jadi turun.”

Realisasi marketing sales emiten berkode CTRA hingga awal Mei mencapai Rp2,8 triliun. Realisasi tersebut juga tercatat naik 89 persen secara tahunan (yoy).

Kenaikan marketing sales tersebut didorong oleh adanya kebijakan PPN ditanggung pemerintah yang ada sejak Maret lalu. Adapun marketing sales CTRA di kuartal pertama 2021 yang sebesar Rp1,9 triliun,

CTRA memiliki beragam produk yang hadir di setiap kota di mana setiap proyek perseroan memiliki kekhususan tersendiri, menyesuaikan dengan pasar di lokasi tersebut.

Perseroan pun fokus menawarkan produk ke segmentasi pasarnya masing-masing. Konsistensi memasarkan produk sesuai dengan kelasnya disebut Harun untuk menjaga kenyamanan para konsumen

Produk milik CTRA paling banyak bermain di segmen di bawah Rp2,5 miliar. Hal inilah yang juga mendorong realisasi penjualan. Meskipun ada juga proyek di atas Rp2,5 miliar yang terjual dengan baik walaupun tak sebaik produk di bawah Rp2,5 miliar.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti ciputra development PPKM Darurat
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top