Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Di Tengah Pandemi Covid-19, Daya Beli Properti Masih Ada

Daya beli sektor properti masih ada meski kondisi perekonomian secara umum tertekan akibat pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari setahun.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  00:11 WIB
Wajah properti Jakarta, 2 Mei 2019. - Reuters
Wajah properti Jakarta, 2 Mei 2019. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Masyarakat masih menyimpan potensi daya beli terhadap sektor properti pada masa pandemi Covid-19, menurut Chief Executive Officer Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda.

“Daya beli tidak sepenuhnya habis. Banyak masyarakat yang masih menyimpan potensi daya beli, meski menjadi terhambat dan memilih untuk wait and see lebih lama lagi," ujarnya pada Selasa (8/6/2021).

Menurut riset IPW, pandemi yang masuk Indonesia sejak Maret 2020 berdampak besar terhadap perekonomian nasional termasuk sektor properti yang terkontraksi cukup dalam.

Ali menyebut daya beli semua golongan masyarakat terganggu dan menurun. Para pengembang dihadapkan pada ketahanan daya tahan 3 sampai 6 bulan. Bila kondisi tidak membaik, banyak pengembang khususnya skala menengah bawah yang akan menghadapi seleksi alam pengembang.

Di sisi lain, sebagian pengembang terus berinovasi dengan produk dan sistem pemasaran mereka. “Media digital menjadi satu-satunya platform distribusi dan komunikasi yang dapat dilakukan pengembang,” kata Ali.

Sebelumnya Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengatakan anggotanya dengan berbagai inovasi di bidang teknologi digital terus berupaya bangkit.

Terbukti beberapa sektor properti terutama yang bergerak di subsektor hunian mulai melakukan serah terima unit kepada konsumen. Bahkan beberapa pengembang besar di koridor timur dan barat Jakarta beramai-ramai merampungkan proyeknya.

Inovasi ini tidak hanya di bidang pemasaran yang memanfaatkan layanan digital agar pembeli dan penjual tidak perlu bertemu langsung, tetapi juga memberikan keringanan dan fasilitas dalam hal bertransaksi melalui kerja sama dengan perbankan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top