Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jalur Kereta Peti Kemas dari Tanjung Perak ke Jakarta Kini Aktif Lagi

Integrasi jalur KA dan pelabuhan ini merupakan wujud implementasi MoU antara KAI dan Pelindo III sebagai induk usaha Terminal Petikemas Surabaya yang dilakukan pada November 2020.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 04 Juni 2021  |  06:55 WIB
Kereta barang milik PT Kereta Api Indonesia. - Antara
Kereta barang milik PT Kereta Api Indonesia. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah meresmikan perjalanan KA Barang Peti Kemas dengan rangkaian 10 gerbong berkapasitas 20 TEUs dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Stasiun Pasoso, Jakarta.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengharapkan dengan terbangunnya konektivitas jalur kereta api ke Pelabuhan Tanjung Perak tersebut distribusi logistik menjadi lebih efisien.

Integrasi jalur KA dan pelabuhan ini merupakan salah satu wujud implementasi MoU antara KAI dan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III sebagai induk usaha Terminal Petikemas Surabaya yang dilakukan pada November 2020.

“Reaktivasi angkutan logistik ini merupakan milestone yang sangat penting, di mana dengan diaktifkannya kembali pengoperasian angkutan logistik kereta api dari dan menuju terminal petikemas ini dapat memberikan nilai lebih untuk industri logistik dan kepelabuhanan nasional yang membuat lebih kompetitif,” ujarnya, Kamis (3/6/2021).

Jalur Terminal Petikemas Surabaya menuju Stasiun Kalimas kembali diaktifkan setelah terakhir beroperasi pada 30 Maret 2016. KAI telah melakukan berbagai persiapan sebelum jalur itu dinyatakan laik operasi, diantaranya pembongkaran material yang menutupi jalan rel, penggantian wesel dan bantalan rel baru, serta memperbaiki posisi rel.

Usai dilakukan proses reaktivasi, Terminal Petikemas Surabaya memiliki 2 jalur kereta api yang masing-masing mampu mengakomodir angkutan KA Barang Petikemas dengan rangkaian 10 GD, sehingga total kapasitas muat Terminal Petikemas Surabaya adalah 20 GD berkapasitas 40 TEUs. Adapun komoditi yang dilayani di Terminal Petikemas Surabaya yaitu petikemas multikomoditi ekspor-impor.

Dengan terintegrasinya angkutan kereta api dengan pelabuhan ini, maka para mitra angkutan barang KAI kini dapat melakukan bongkar muat di Terminal Petikemas Surabaya Pelabuhan Tanjung Perak.

Potensi angkutan barang dari wilayah industri di Jawa Timur diharapkan juga dapat diangkut menggunakan kereta api karena sudah terintegrasi dengan pelabuhan. Misalnya dari Gresik, di mana jumlah potensi angkutan barang menggunakan kereta api dalam 1 tahun mencapai 377.000 ton barang.

Selain itu, dengan terintegrasinya jalur kereta api dengan pelabuhan, maka diharapkan dapat membuat para pelaku logistik semakin tertarik untuk mengangkut barang dengan kereta api karena angkutan barang dengan kereta api memiliki keunggulan seperti kapasitas, ketepatan waktu, keselamatan, dan keamanan.

“Kami berharap semangat sinergi, kolaborasi, dan konektivitas yang terintegrasi ini dapat sustain untuk membangun value added bagi industri logistik dengan cara lebih efisien. Sehingga biaya logistik nasional yang masih sekitar 23 persen-26 persen secara nasional dapat mendekati negara-negara maju antara 8 persen -12 persen,” tekannya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai pelindo iii peti kemas jalur kereta api
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top