Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Rumah Kuartal II Diduga Tetap Alami Perlambatan Pertumbuhan

Hasil survei Bank Indonesia mengindikasikan bahwa harga perumahan pada kuartal II tahun ini tetap tumbuh, tetapi mengalami mengalami perlambatan dalam besaran persentasenya, sebagaimana terjadi pada 3 bulan pertama 2021.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 28 Mei 2021  |  00:54 WIB
Perumahan di sisi persawahan di Sungai Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatra Barat. Harga rumah di Padang pada kuartal I/2021 positif, tetapi mengalami perlambatan pertumbuhan dari sisi persentasenya./Bisnis.com - Noli Hendra
Perumahan di sisi persawahan di Sungai Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatra Barat. Harga rumah di Padang pada kuartal I/2021 positif, tetapi mengalami perlambatan pertumbuhan dari sisi persentasenya./Bisnis.com - Noli Hendra

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia memprediksi harga properti subsektor perumahan pada kuartal II masih mengalami perlambatan pertumbuhan sebagaimana 3 bulan pertama tahun ini.

Survei Harga Properti Residensial (SHPR) BI mengindikasikan bahwa pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal II/2021 sebesar 1,10 persen year-on-year (yoy).

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan 3 bulan pertama 2021 yang sebesar 1,35 persen yoy dan kuartal IV/2020 yang sebesar 1,59 persen.

"Pertumbuhan harga diperkirakan melambat pada seluruh tipe rumah," ungkap laporan SHPR yang diterbitkan pada Kamis (27/5/2021).

Perkiraan Kenaikan Harga Residensial Kuartal II/2021

Pertumbuhan harga rumah tipe kecil, tipe menengah, dan tipe besar masing-masing tumbuh 1,39 persen yoy dan 1,29 persen yoy, dan 0,63 persen yoy di kuartal I/2021, lebih rendah dari kuartal sebelumnya yakni 1,78 persen yoy, 1,46 persen yoy, dan 0,83 persen yoy.

Perlambatan terjadi pada sebagian kota yang disurvei terutama Manado dan Padang yang masing-masing tumbuh 3,28 persen yoy dan 0,75 persen yoy lebih rendah dari 4,63 persen yoy dan 1,9 persen yoy pada kuartal sebelumnya.

Secara kuartalan pertumbuhan IHPR pada kuartal II/2021 diperkirakan lebih rendah dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang hanya tumbuh 0,07 qtq. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan 0,38 persen qtq pada kuartal I/2021 dan sebesar 0,32 persen pada kuartal II/2020.

"Perlambatan pertumbuhan harga rumah kuartalan diprediksi akan terjadi seluruh tipe rumah," ungkap survei BI tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti perumahan
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top