Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPJT Buka Lelang Prakualifikasi Jalan Tol Akses ke Pelabuhan Patimban

Pembangunan jalan tol akses menuju Pelabuhan Patimban ditargetkan rampung pada 2023 dan paling lambat pada 2024. 
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 25 Mei 2021  |  06:56 WIB
Beberapa pria tengah berjalan di dalam Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban, Subang pada Minggu (10/1/2021). Pelabuhan Patimban ini digadang-gadang akan menjadi pelabuhan kedua terbesar setelah Pelabuhan Tanjung Priok.  - BISNIS.COM/Rinaldi M. Azka
Beberapa pria tengah berjalan di dalam Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban, Subang pada Minggu (10/1/2021). Pelabuhan Patimban ini digadang-gadang akan menjadi pelabuhan kedua terbesar setelah Pelabuhan Tanjung Priok. - BISNIS.COM/Rinaldi M. Azka

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengatur Jalan Tol akan melaksanakan prakualifikasi lelang pengusahaan jalan tol akses Patimban sepanjang 37,05 kilometer.

Seperti dikutip melalui laman BPJT, Selasa (25/5/2021), Panitia Pelelangan Jalan Tol BPJT mengatakan bahwa proses prakualifikasi seluruhnya akan dilakukan secara elektronik (daring).

“Peminat dapat melakukan pendaftaran pada jam kerja mulai Kamis, 27 Mei 2021 hingga Jumat, 9 Juli 2021 … ,” bunyi pengumuman prakualifikasi lelang tersebut.

Adapun, penjelasan umum mengenai dokumen prakualifikasi akan dilaksanakan pada Kamis (17/6/2021).

Pembangunan jalan tol akses menuju Pelabuhan Patimban ditargetkan rampung pada 2023 dan paling lambat pada 2024. 

Biaya pembangunannya akan mengandalakn pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA). 

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian menuturkan pada tahap awal akses menuju Pelabuhan Patimban hanya dapat melalui jalan nasional. 

Jalan nasional dapat ditempuh dengan sebelumnya dapat memilih dua pintu keluar tol, yakni GT Dawuan dan GT Cikopo. 

"Konektivitas jalan nasional Pantai Utara yang sifatnya mix traffic jelas tidak akan mendukung status premium di Patimban, maka ini harus ada jalan tol. Kita rencanakan pembangunan jalan tol dari Cipali ke Pantura dan terkoneksi ke akses pelabuhan," ujarnya, Kamis (7/1/2021). 

Kementerian PUPR, tuturnya, akan membangun jalan tol sepanjang 37,05 km dengan simpang susun di sejumlah titik yakni Pabuaran dan Pusakanagara.

Sementara itu, pemda mengusulkan ada interchange lain di Pasir Bungur, dan Tambakdahan. Dia menerangkan berdasarkan feasibility study (FS) nilai investasi yang dibutuhkan sebesar Rp6,94 triliun dengan biaya konstruksinya saja Rp5,07 triliun. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol pelabuhan patimban
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top