Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN Siagakan 31.000 Personel Jaga Keandalan Listrik Jelang Idulfitri

Saat ini, sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali memiliki daya mampu pasok mencapai 29.000 megawatt (MW) dengan prediksi beban puncak pada malam jelang Idulfitri sebesar 20.000 MW
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 11 Mei 2021  |  16:14 WIB
Teknisi Pengerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) mengerjakan perawatan jaringan listrik, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (2/1/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Teknisi Pengerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) mengerjakan perawatan jaringan listrik, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (2/1/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA — Guna mendukung keandalan pasokan listrik saat Idulfitri 1442 H, PLN menyiagakan 31.000 personel kelistrikan, termasuk Pasukan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Personel tersebut tersebar dalam 2.327 posko siaga 24 jam di seluruh Indonesia. 

“Meskipun di tengah pandemi Covid-19, kami komitmen terus siaga menjaga pasokan listrik, khususnya untuk libur Idulfitri 1442 H. Kami ingin perayaan Idulfitri di rumah masing-masing tetap terasa bermakna,” ujar Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura dan Bali PLN Haryanto WS melalui siaran pers, Selasa (11/5/2021).  

Saat ini, sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali memiliki daya mampu pasok mencapai 29.000 megawatt (MW) dengan prediksi beban puncak pada malam jelang Idulfitri sebesar 20.000 MW sehingga tersedia cadangan daya sebesar 9.000 MW. 

Untuk sistem Sumatra Bagian Utara (SBU) memiliki daya mampu mencapai 2.695 MW dengan beban puncak sebesar 2.184 MW, sedangkan sistem Sumatera Bagian Selatan Tengah (SBST) memiliki daya mampu 4.036 MW dengan beban puncak 3.570 MW.

Untuk kelistrikan Kalimantan, sistem interkoneksi (Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara) memiliki daya mampu mencapai 2.025 MW dengan beban puncak sebesar 1.134 MW, sedangkan sistem khatulistiwa (Kalimantan Barat) memiliki daya mampu mencapai 475 MW dengan beban puncak sebesar 343 MW. 

Kemudian, sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan memiliki daya mampu mencapai 1.805 MW dengan beban puncak sebesar 1.195 MW dan sistem kelistrikan Sulawesi Utara dan Gorontalo memiliki daya mampu mencapai 584 MW dengan beban puncak sebesar 368 MW. 

Untuk kelistrikan Maluku dan Maluku Utara memiliki daya mampu mencapai 339 MW dengan beban puncak sebesar 204 MW. Kelistrikan Papua dan Papua Barat memiliki daya mampu mencapai 628 MW dengan beban puncak sebesar 334 MW. Kelistrikan NTB memiliki daya mampu mencapai 460 MW dengan beban puncak sebesar 345 MW. Kelistrikan NTT memiliki daya mampu mencapai 332 MW dengan beban puncak sebesar 209 MW. 

"Dengan pasokan listrik yang andal, kami memastikan masyarakat bisa beribadah dan merayakan Lebaran dengan tenang dan nyaman," kata Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara Syamsul Huda.

PLN menetapkan masa siaga perayaan Idulfitri kali ini dimulai pada 6 Mei 2021 hingga 21 Mei 2021. Adapun, selama masa siaga PLN meniadakan pemeliharaan dan pekerjaan konstruksi, menerbitkan SOP khusus siaga, menyiagakan piket di pembangkitan, transmisi dan distribusi, serta melaporkan kondisi kelistrikan secara berkala kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN listrik lebaran
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top