Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ADB Dorong Pembiayaan Hijau untuk Pemulihan Berkelanjutan di Asia Pasifik

Pembiayaan hijau dan sosial juga memberikan manfaat yang besar bagi investor, perusahaan, dan masyarakat.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 28 April 2021  |  19:13 WIB
Karyawan memotret logo Asian Development Bank Indonesia di Jakarta, Rabu (8/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan memotret logo Asian Development Bank Indonesia di Jakarta, Rabu (8/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Asian Development Bank (ADB) mendorong pengembangan pembiayaan hijau dan sosial agar pemulihan ekonomi di Asia dan Pasifik dari dampak pandemi Covid-19 lebih inklusif dan berkelanjutan.

Untuk itu, menurut Ekonom Kepala ADB Yasuyuki Sawada, pemerintah perlu menggunakan langkah-langkah fiskal, legislasi, dan peraturan untuk mempercepat pertumbuhan pembiayaan hijau dan sosial.

“Covid-19 berdampak sangat besar pada masyarakat miskin, tetapi sekaligus membuka peluang untuk membangun kembali dengan lebih baik,” katanya, Rabu (28/4/2021).

Yasuyuki mengatakan upaya great reset dari dampak pandemi Covid-19 membutuhkan investasi yang sangat besar di sektor lingkungan dan sosial, seperti kesehatan dan pendidikan.

“Hal ini hanya dapat terjadi jika berbagai pemerintah dan sektor swasta mengupayakannya bersama-sama, terutama karena pendapatan pemerintah telah merosot tajam akibat pandemi,” jelasnya.

Dia menyampaikan, pembiayaan hijau dan sosial mengalami pertumbuhan yang cepat beberapa tahun terakhir, terutama di sektor swasta.

Perubahan preferensi investor pada sasaran pembangunan yang berkelanjutan pun dinilai memainkan peranan yang besar. Tercatat, sepertiga aset dunia atau sekitar US$30 triliun saat ini dikelola oleh manajemen yang memiliki panduan lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Dia menambahkan, pembiayaan hijau dan sosial juga memberikan manfaat yang besar bagi investor, perusahaan, dan masyarakat. Penerbit obligasi hijau di Asia juga telah meningkatkan skor kinerja lingkungannya rata-rata hingga 30- persen dalam waktu dua tahun setelah penerbitan obligasi.

Kota-kota yang menerbitkan lebih banyak obligasi hijau merasakan perbaikan signifikan dalam kualitas udara, sehingga membawa manfaat kesehatan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top