Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pantau Langsung Panen Raya di Indramayu, Jokowi: Hasilnya Bagus

Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga mengatkaan bahwa harga gabah sudah meningkat yakni mencapai Rp4.200 per kilogram.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 21 April 2021  |  11:58 WIB
Dokumentasi / Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meninjau lokasi lumbung pangan di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, Selasa 23 Februari 2021 / Twitter jokowi
Dokumentasi / Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meninjau lokasi lumbung pangan di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, Selasa 23 Februari 2021 / Twitter jokowi

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau langsung proses panen di Desa Wanasari, Indramayu, Jawa Barat pada Rabu (21/4/2021).

“Hasil panen bagus bisa mencapai 7-8 ton,” katanya dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (21/4/2021).

Kemudian Kepala Negara juga menyampaikan bahwa harga gabah sudah meningkat yakni mencapai Rp4.200 per kilogram. Namun, sambung Jokowi, para petani mengeluhkan beberapa hal seperti pupuk subsisi yang kerap menghilang dari peredaran.

Selain itu, jelasnya, petani juga kesulitan mencari tenaga kerja saat panen bersama.

“Sehingga tadi para petani tadi menginginkan untuk diberikan combine [harvester/alat panen]dan tadi sudah saya iyakan, termasuk traktor dan juga pompa. Semoga ini segera kita kirim,” ungkap Jokowi.

Selain itu, dia berharap, sektor pertanian terus berkembang dan semakin baik produksinya. Walhasil, di masa mendatang, ketahanan hingga swasembada pangan nasional bisa tercapai.

Adapun, dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan bahwa impor beras bisa ditunda hingga akhir tahun jika produksi beras dalam negeri dinilai mampu memenuhi kebutuhan nasional.

“Kemarin sudah kita putuskan bahwa sampai Juni [2021] tidak ada impor, Insya Allah nanti juga sampai akhir tahun, kalau kita tahan, produksinya bagus berarti juga tidak akan impor,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah telah memastikan bahwa impor 1 juta ton beras akan ditunda hingga medio tahun ini atau pada Juni setelah mengetahui stok beras masih mencukupi dan ditambah panen raya di sejumlah daerah dalam waktu dekat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi panen produksi beras impor beras
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top