Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nestlé Resmikan Pengolahan Sampah di Karawang

Program Pengembangan di 10 fasilitas TPS3R akan memungkinkan TPS3R melayani hingga 3.000 rumah tangga di Kabupaten Karawang dengan kapasitas 5 ton per hari
Ipak Ayu
Ipak Ayu - Bisnis.com 15 April 2021  |  12:49 WIB
Logo Nestle.  - Ilustrasi
Logo Nestle. - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — PT Nestlé Indonesia menggandeng Pemerintah Kabupaten Karawang dan KSM Sahabat Lingkungan meresmikan tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Baraya Runtah di Karawang, Jawa Barat.

Head of Sustainability Nestlé Indonesia Prawitya Soemadijo mengatakan polusi plastik dan pengelolaan sampah telah menjadi tantangan dunia termasuk di Indonesia.

"Nestlé percaya bahwa kerja sama para pemangku kepentingan dibutuhkan untuk menyelesaikan tantangan ini. Sejalan dengan komitmen Nestlé untuk menjadikan 100 persen kemasan kami dapat didaur ulang atau digunakan kembali pada 2025," katanya melalui siaran pers, Kamis (15/4/2021).

Prawitya menyebut dengan fokus mencegah sampah plastik serta ambisi kami untuk menghentikan kebocoran plastik ke lingkungan hidup sebagai bagian dari upaya Nestlé mendukung terciptanya masa depan bebas sampah.

Perseroan pun merasa bangga dapat menjadi bagian dari solusi untuk mendukung ambisi pemerintah mengurangi sampah di Indonesia.

TPS3R Baraya Runtah akan mengelola pengumpulan, pemilahan sampah serta melakukan proses daur ulang dengan kapasitas hingga 3 ton per hari di atas lahan 3.245 meter persegi. Lahan ini dialokasikan oleh Perumnas Karawang dan mendukung 2.200 rumah tangga dan usaha daerah di wilayah Desa Sukaluyu, dan saat ini telah menciptakan 16 lapangan kerja bagi penduduk setempat.

Fasilitas ini juga dilengkapi dengan sistem pemilahan dan proses sampah, perlengkapan penanganan residu, dan fasilitas pendukung lainnya. Sampah anorganik akan dikirim ke industri daur ulang dan sampah organik akan diolah menjadi kompos dan budidaya larva hitam. 

“Sejalan dengan ambisi pemerintah untuk mengurangi sampah di Indonesia sebesar 30 persen dan menangani 70 persen sampah pada 2025, saya yakin kerjasama multipihak ini membantu mengatasi tantangan pengelolaan sampah di Indonesia. Saya sangat mengapresiasi kerjasama PT Nestlé Indonesia, KSM Sahabat Lingkungan dan Pemkab Karawang dan yakin TPS3R Baraya Runtah dapat menjadi pusat pembelajaran pengelolaan sampah yang terintegrasi dan sesuai tujuan,” ujar Cellica Nurrachdiana, Bupati Karawang. 

Sebagai kelanjutan kerjasama tersebut, hari ini Pemerintah Kabupaten Karawang dan PT Nestlé Indonesia menandatangani Nota Kesepakatan untuk memperkuat upaya penanganan sampah di Kabupaten Karawang melalui program pengembangan fasilitas dan komunitas di 10 TPS3R yang didirikan oleh Kementerian PUPR.

Program Pengembangan di 10 fasilitas TPS3R akan memungkinkan TPS3R melayani hingga 3.000 rumah tangga di Kabupaten Karawang dengan kapasitas 5 ton per hari, dan membantu mengurangi pengiriman sampah ke TPA dan kebocoran sampah ke laut serta membuka 50 lapangan kerja untuk penduduk setempat. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nestle pengolahan sampah
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top