Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Temasek dan BlackRock Siap Kucurkan Investasi Rp8,7 Triliun, Ini Sektor yang Disasar

Decarbonization Partners tahap awal akan diinvestasikan di berbagai bidang seperti teknologi kendaraan listrik dan otonom, penyimpanan baterai, solusi jaringan, dan sumber bahan bakar yang muncul.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 13 April 2021  |  17:43 WIB
Seorang eksekutif Temasek bersiap naik ke panggung dalam Temasek Review, sebuah acara tahunan yang diselenggarakan perusahaan asal Singapura itu, pada 2016. - Reuters/Edgar Su
Seorang eksekutif Temasek bersiap naik ke panggung dalam Temasek Review, sebuah acara tahunan yang diselenggarakan perusahaan asal Singapura itu, pada 2016. - Reuters/Edgar Su

Bisnis.com, JAKARTA - Temasek Holdings dan manajer aset BlackRock akan bekerja sama untuk berinvestasi di perusahaan swasta yang menggunakan teknologi dalam mengurangi emisi karbon.

Kemitraan, yang disebut sebagai Decarbonization Partners, akan meluncurkan serangkaian modal ventura tahap akhir dan dana investasi ekuitas swasta.

Temasek dan BlackRock berencana untuk mengalokasikan US$600 juta modal awal gabungan dan juga akan mengumpulkan uang dari investor pihak ketiga. Putaran dana pertama memiliki target US$1 miliar dan akan mencakup modal dari kedua perusahaan.

"Dunia tidak dapat memenuhi ambisi nol bersihnya tanpa inovasi transformasional," kata Larry Fink, CEO BlackRock, dalam pernyataan bersama yang dikutip dari CNBC internasional.

“Untuk solusi dekarbonisasi dan teknologi untuk mengubah ekonomi kita, mereka perlu diskalakan,” kata Fink. “Untuk melakukan itu, mereka membutuhkan kesabaran, modal yang dikelola dengan baik untuk mendukung tujuan vital mereka.”

Dia mengatakan kemitraan ini akan membantu mendefinisikan solusi iklim sebagai kelas aset mandiri yang penting untuk misi kolektif kedua perusahaan, serta menciptakan peluang investasi bersejarah yang diciptakan oleh transisi emisi nol bersih.

BlackRock mengungkapkan bagaimana strategi mereka akan bertahan di dunia dengan emisi gas rumah kaca nol bersih.

Fink sebelumnya mengatakan program ini ditujukan demi kepentingan terbaik perusahaan dan juga investor.

Temasek, investor global terkemuka, telah berkomitmen untuk mengurangi setengah emisi dari portofolionya pada tahun 2030.

Perusahaan berencana untuk pada akhirnya beralih ke emisi nol bersih pada tahun 2050.

“Tindakan berani dan agresif diperlukan untuk mewujudkan ambisi nol bersih global,” kata Dilhan Pillay, CEO Temasek International.

“Melalui upaya kolektif dengan mitra yang berpikiran sama, kami akan mampu menciptakan nilai berkelanjutan untuk semua pemangku kepentingan kami dalam jangka panjang, dan investor akan memiliki kesempatan untuk membantu memberikan solusi inovatif dalam skala besar untuk mengatasi tantangan iklim. "

Decarbonization Partners tahap awal akan diinvestasikan di berbagai bidang seperti teknologi kendaraan listrik dan otonom, penyimpanan baterai, solusi jaringan, dan sumber bahan bakar yang muncul.

Dana tersebut akan dikelola oleh Temasek dan BlackRock serta tim profesional yang direkrut untuk mencari dan melakukan investasi serta mengelola portofolio.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi temasek emisi karbon
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top