Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kerentanan Finansial Meningkat, IMF Paparkan 3 Strategi Prioritas

Berikut 3 prioritas yang harus diutamakan untuk mengatasi kerentanan
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 07 April 2021  |  09:48 WIB
Logo The International Monetary Fund (IMF). - Reuters
Logo The International Monetary Fund (IMF). - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Dana Moneter Internasional (IMF) memandang perekonomian global mulai pulih dari guncangan akibat virus Covid-19 seiring dengan penerapan kebijakan tepat dalam rangka mencegah penurunan ekonomi yang lebih dalam.

Kendati demikian, kebijakan menopang ekonomi tersebut mungkin memiliki konsekuensi yang tidak diinginkan.

Tobias Adrian, Konselor Keuangan dan Direktur Departemen Moneter dan Pasar Modal IMF, mengatakan kondisi ini membuat penilaian untuk aset berisiko menjadi berlebihan. Alhasil, kerentanan finansial semakin meningkat.

"Dukungan kebijakan yang berkelanjutan tetap diperlukan, tetapi serangkaian tindakan kebijakan diperlukan untuk mengatasi kerentanan dan melindungi pemulihan ekonomi," ujarnya, Selasa (6/4/2021).

Adriana mempaparkan 3 prioritas yang harus diutamakan untuk mengatasi kerentanan tersebut. Pertama, menangani kerentanan sektor korporasi dan memperbaiki neraca menjadi prioritas.

Kedua, pengetatan beberapa perangkat makroprudensial di negara maju penting dilakukan untuk menjaga stabilitas keuangan serta meningkatkan pengawasan dan pengaturan lembaga keuangan nonbank.

Ketiga, membangun kembali penyangga di pasar negara berkembang merupakan prioritas kebijakan untuk mempersiapkan potensi repricing risiko dan pembalikan arus modal.

Menurutnya, bank sentral telah terbukti sangat terampil selama setahun terakhir ini karena mereka berhasil merekayasa penyelamatan keuangan.

"Di tahun mendatang, kreativitas kemungkinan besar akan diuji lagi, karena mereka menghadapi tantangan untuk memandu ekonomi mereka melalui pemulihan yang tidak sinkron, penilaian pasar yang diperluas, dan perpecahan sosial yang tegang," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

finansial imf pemulihan ekonomi
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top