Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Strategi Pengembang Ciputra International Gaet Pembeli

Dan dalam rangka memanfaatkan momentum relaksasi, katanya, Ciputra International mengeluarkan program promo Triple Treats berlaku sejak Maret hingga Mei 2021.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 26 Maret 2021  |  10:10 WIB
Lobi di salah satu manara apartemen di kawasan Ciputra International yang berlokasi di Puri Indah, Jakarta Barat. - Istimewa
Lobi di salah satu manara apartemen di kawasan Ciputra International yang berlokasi di Puri Indah, Jakarta Barat. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Adanya kebijakan relaksasi dan insentif dari pemerintah berdampak positif terhadap penjualan properti. Animo konsumen dan investor untuk membeli unit apartemen dan perkantoran diklaim meningkat signifikan.

Insentif pemerintah untuk membangkitkan pasar properti berupa penghapusan pajak pertambahan nilai (PPN) pembelian properti, uang muka (down payment/DP) nol persen atau tanpa DP, dan suku bunga kredit sangat rendah ternyata tidak hanya dimanfaatkan oleh konsumen dan investor kelas menengah ke bawah. Di segmen kelas menengah atas, bahkan high-end juga tak ingin ketinggalan meraup untung dari kebijakan pemerintah pada  masa pandemi Covid-19 ini.

Menurut General Manager Marketing Ciputra Group Andreas Raditya, jika biasanya—sebelum ada relaksasi—jumlah kunjungan ke marketing gallery maksimal 10 pembeli potensial, sekarang bisa sampai 25 konsumen setiap hari.

Dan dalam rangka memanfaatkan momentum relaksasi, katanya, Ciputra International mengeluarkan program promo Triple Treats, berupa DP nol persen, bebas PPN, serta fully furnished berlaku dari Maret hingga Mei 2021. Hal ini dapat dilakukan karena semua produk (apartemen dan perkantoran) yang ditawarkan adalah ready stock (siap pakai). Selain itu, ada bank yang mau memberikan pembiayaan dengan tanpa.

“Sesuai dengan ekspektasi, promo ini langsung disamber konsumen terutama di unit apartemen. Kapan lagi, dapat diskon [free PPN] 10 persen. Misalnya, harga satu bedroom tower San Francisco Rp1 miliaran, maka potongannya Rp100 jutaan, dan dua bedroom Rp2 miliaran, maka mereka bisa hemat Rp200 jutaan. Pada bulan Maret ini saja kami berhasil closing tujuh unit apartemen,” kata Raditya melalui siaran pers, Jumat (25/3/2021.

Dia mengeklaim bahwa saat ini banyak konsumen dan investor tertarik dengan unit apartemen di menara San Francisco yang merupakan menara kedua dan sudah beroperasi atau dihuni.

Dari total unit 350 unit yang ada di apartemen tersebut, sudah terjual 60 persen. Bahkan, harga yang dibanderol mulai Rp700 juta untuk tipe studio sudah habis terjual. Adapun, harga unit yang ditawarkan untuk satu kamar tidur harga Rp1 miliaran, dua kamar tidur Rp2 miliaran, dan tiga kamar tidur dibanderol Rp3 miliaran.

“Ini saatnya kami ingin habiskan unit apartemen ready stock [siap huni]. Di samping memenuhi syarat free PPN, khusus Ciputra International ini kami buka DP nol persen karena konsumen kelas Ciputra Internasional rata-rata kredibel dari segi finansial.”

Bahkan, Raditya menambahkan, “Malah konsumen di sini jarang ambil fasilias KPA [kredit pemilikan apartemen]. Kalau tidak cash, mereka ambil cicilan bertahap dan mampu bayar DP 20 persen—30 persen. Mumpung ada DP nol persen, free PPN, dan suku bunga KPA rendah, mengapa tidak dimanfaatkan.”

Terkait dengan tujuan pembeli, dia menjelasakan bahwa di menara pertama Amsterdam sekitar 70 persen dibeli oleh investor dan sisanya untuk dihuni (end-user), sedangkan profil pembeli unit apartemen di menara kedua San Fransisco, 40 persen adalah investor dan 60 persen adalah pembeli akhir. Pembeli unit di menara San Francisco adalah pasangan muda (milenial) untuk ditinggali, banyak pula orang tua yang membeli untuk anaknya.

“Selain banyak dapat insentif kalau beli unit San Francisco, keuntungan lainnya adalah setelah serah terima unit apartemennya bisa langsung disewakan. Kami bekerja sama dengan Travelio untuk memudahkan investor dalam menyewakan unit apartemennya. Jadi, kalau konsumen beli untuk investasi apartemen ini sangat tepat,” jelas Raditya.

Dengan relaksasi di sektor properti ini, dia optimistis tahun ini unit di menara San Francisco bisa habis terjual. Agar bisnis properti ini dapat berlari lebih kencang, dia berharap pemeritah tidak tanggung dalam memberi insentif. Misalnya, memperpanjang batas waktu free PPN hingga Desember 2021 dan membuka untuk pembelian properti indent.

Raditya menyatakan bahwa untuk mengakomodasi banyaknya minat konsumen terhadap unit apartemen di Ciputra International, maka selama April 2021 pihaknya menyelenggarakan acara spesial, pameran Ciputra World Property Online Expo 2021. “Pengunjung dapat mengakses website kami melalui: www.ciputraworldexpo.com.”

Ciputra International yang dikembangkan oleh PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) berada di kawasan Puri Indah, Jakarta Barat dengan luas lahan 7,4 hektare. Dengan konsep superblok yang mengintegrasikan kawasan residensial dengan komersial ini terdiri dari perkantoran, hunian (apartemen), area komersial dan nantinya juga ada hotel.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ciputra group relaksasi aturan
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top