Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KAI Pastikan Siap Layani Mudik Idulfitri 2021

KAI mengaku siap melayani kegiatan mudik Idulfitri 2021 sesuai dengan ketentuan dari pemerintah dan Satgas Covid-19.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 24 Maret 2021  |  19:59 WIB
Suasana sepi terlihat di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Suasana sepi terlihat di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI masih menunggu keputusan pemerintah terkait diperbolehkannya mudik lebaran atau tidak.

Kendati demikian, VP Public Relations KAI Joni Martinus mengaku siap melayani pelanggan yang menggunakan moda transportasi kereta api pada setiap waktu dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai aturan pemerintah, baik saat dalam perjalanan maupun saat berada di stasiun.

"Terkait dengan angkutan lebaran pada moda transportasi kereta api, KAI akan mematuhi seluruh aturan yang ditetapkan oleh pemerintah, dalam hal ini Satgas Covid-19 dan Kementerian Perhubungan," katanya kepada Bisnis.com, Rabu (24/3/2021).

Sementara terkait dengan penjualan tiket kereta api untuk keberangkatan menjelang lebaran, Joni mengaku masih menunggu informasi terkini dari pemerintah.

Informasi terakhir, katanya, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah akan memutuskan apakah mudik lebaran diperbolehkan atau tidak setelah pertemuan rapat kabinet yang rencananya dilakukan jelang Ramadan.

"Belum [ada informasi penjualan tiket dan mudik lebaran]," ujarnya.

Sebelumnya, dalam rapat bersama Komisi V DPR pada 16 Maret 2021, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku bakal memperketat syarat perjalanan sebagai langkah antisipasi aktivitas mudik pada Idulfitri 2021.

Adapun langkah yang dipersiapkan adalah mempersingkat masa berlaku alat screening Covid-19 seperti GeNose, Rapid Test, atau PCR Test, wajib memakai masker, melaksanakan jaga jarak, melakukan desinfeksi prasarana/sarana, pemberlakuan pembatasan penumpang dan pengaturan jadwal layanan.

Budi mengaku tidak berkapasitas memutuskan melarang atau mengizinkan masyarakat mudik pada tahun ini karena harus diputuskan bersama Kementerian/Lembaga terkait dan Satgas Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top