Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Awak Udara Divaksin, Indikasi Pemulihan Masih Jauh?

Varian baru virus Corona Inggris, atau yang disebut virus Kent  B.1.1.7 sudah masuk Indonesia. Sementara di negara-negara lain, varian baru Covid-19 terus bermunculan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 08 Maret 2021  |  16:03 WIB
Bandar Udara Banyuwangi.  - ANTARA
Bandar Udara Banyuwangi. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – Dimulainya vaksinasi bagi para karyawan dan pekerja publik di sektor transportasi udara disinyalir belum dapat menghasilkan pemulihan yang berarti.

Pengamat Penerbangan dari Jaringan Penerbangan Indonesia (JAPRI) Gerry Soedjatman mencontohkan program vaksinasi bagi para kru maskapai dan masyarakat yang terjadi di sejumlah negara lain belum menghasilkan kondisi pemulihan yang berarti.

Menurutnya, hal itu dikarenakan wabah Covid-19 ini masih sulit dikendalikan. Apalagi di negara – negara dengan sumber utama wisatawan mancanegara. 

“Ditambah lagi ancaman varian baru virus C-19 di negara-negara tersebut,” ujarnya, Senin (8/3/2021).

Seperti diketahui, varian baru virus Corona Inggris, atau yang disebut virus Kent  B.1.1.7 sudah masuk Indonesia. Sementara di negara-negara lain, varian baru Covid-19 terus bermunculan.

Misalnya, varian yang diduga memicu lonjakan kasus di wilayah Amazon Brazil muncul di Minnesota. Kemudian varian virus Corona yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan sudah muncul di Carolina Selatan dan Maryland.

Sementara itu, pemerhati penerbangan yang juga anggota ombudsman Alvin Lie mengatakan vaksinasi memang sudah semestinya diberikan kepada awak transportasi udara karena hal tersebut dapat memberikan perlindungan kepada mereka. Para awak maskapai ini, sebutnya, telah menjangkau jarak perjalanan penerbangan jauh ke berbagai daerah.

“Jadi mereka [awak maskapai] butuh juga dilindungi kekebalan tubuhnya terhadap covid-19. Semoga jangan hanya berhenti kepada awak pesawat saja tetapi juga pekerja di bandara yang setiap harinya juga bertemu ribuan orang. Mereka juga perlu dilindungi ancaman Covid-19,” tekannya.

VP Corporate Secretary PT Angkasa Pura I Handy Heryudhitiawan mengatakan vaksinasi bagi para personel bandara telah dilakukan, khususnya di Bandara Hasanuddin Makassar dan Bandara Ngurah Rai di Bali. Selanjutnya tidak menutup kemungkinan bagi petugas lainnya.

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi memberikan tambahan keyakinan terhadap meningkatnya kekebalan para petugas dalam pelaksanaan tugas layanan bandara. 

Selain itu, harapan utamanya adalah mengembalikan jumlah penumpang transportasi udara karena tingkat kepercayaan yang juga meningkat.

Adapun selain Indonesia, vaksinasi juga sudah dimulai di Singapura dan Hong Kong, yang juga akan diikuti oleh Malaysia, Filipina, dan Thailand.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transportasi udara vaksinasi
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top