Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Harita Nickel Resmi Kelola Kawasan Berikat Maluku Utara

Keberadaan kawasan berikat itu akan meningkatkan investasi di Maluku Utara dan memberikan efek berganda kepada masyarakat sekitar kawasan.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 02 Maret 2021  |  18:54 WIB
Harita Nickel Resmi Kelola Kawasan Berikat Maluku Utara
Pabrik bahan baku baterai mobil listrik yang dibangun oleh Harita Nickel di Kawasi, Obi, Halmahera Selatan sudah memasuki tahap konstruksi akhir. Istimewa - Harita Nickel
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Tiga perusahaan hilirisasi nikel yang berada di bawah naungan Harita Nickel secara resmi mengelola kawasan berikat yang terletak di Kawasi, Halamahera Selatan.

Acara seremoni peresmian tersebut dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Selasa (2/3/2021).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Bambang Hermawan mengungkapkan pengelolaan kawasan berikat tersebut diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi Maluku Utara, khususnya dari sisi ekspor.

"Kawasan Berikat Harita Nickel ini hadir di Malut dan semoga akan terus berlanjut ke kawasan berikat lainnya. Kehadiran kawasan berikat ini menunjukkan bahwa Malut adalah tempat untuk investasi. Kami siap memberi kemudahan-kemudahan kepada investasi yang baik. Ini tidak boleh terhenti sampai di sini dan harus memicu investasi lainnya,” katanya, dikutip dalam keterangan resminya.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku Erwin Situmorang menjelaskan kawasan berikat itu akan meningkatkan investasi di Maluku Utara dan memberikan efek berganda kepada masyarakat sekitar kawasan. Ke depan, dia berharap Provinsi Maluku Utara dapat menyerap investasi lebih besar untuk meningkatkan lapangan kerja dan kesejahteraan.

“Tujuan kami adalah memudahkan investasi. Kawasan berikat ini merupakan kolaborasi dari Bea Cukai dan Pajak yang akan memudahkan penerima fasilitas," ungkapnya.

Sementara itu, Perwakilan Manajemen Harita Nickel Donald Hermanus menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah dan Bea Cukai atas dukungan yang diberikan selama ini.

Donald menambahkan dengan kepercayan yang diberikan pemerintah, pihaknya akan tetap menjalankan operasi sesuai dengan prosedur dan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

“Kawasan berikat ini akan sangat bermanfaat bagi kami yang berinvestasi di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Malut," ujarnnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Nikel maluku utara
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top