Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Begini Pernyataan Kemenhub Soal Penerapan Layanan GeNose di Pelabuhan

Penggunaan alat deteksi GeNose C19 akan diterapkan di Pelabuhan Tanjung Priok pada akhir pekan ini secara acak.
Calon penumpang kereta api mengikuti pemeriksaan sampel napas Genose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (4/2/2021). / Bisnis-Himawan L Nugraha
Calon penumpang kereta api mengikuti pemeriksaan sampel napas Genose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (4/2/2021). / Bisnis-Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Penerapan GeNose di moda transportasi kereta api ternyata menuai antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Dengan melihat hal itu, Kementerian Perhubungan berencana menghadirkan layanan yang sama di sektor transportasi laut maupun udara.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kemenhub Antoni Arif Priyadi mengatakan bahwa penerapan layanan GeNose di transportasi laut baru sebatas rencana karena Kemenhub masih mempersiapkan opsi tersebut.

"Baru rencana," katanya kepada Bisnis.com, Rabu (24/2/2021) malam.

Antoni mengatakan bahwa untuk mempersiapkan rencana tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah melakukan pertemuan dengan Menko Marves, Menko PMK dan peneliti dari UGM.

Menurutnya, rencana ini muncul lantaran penggunaan GeNose di keteta api dinilai sukses karena harganya yang terjangkau untuk masyatakat.

"Rencananya penggunaan alat deteksi GeNose akan diterapkan di Pelabuhan Tanjung Priok terlebih dahulu," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menhub Budi menuturkan bahwa penerapan GeNose di simpul-simpul transportasi diperlukan agar masyarakat mendapatkan akses terhadap alat pendeteksi (screening) Covid-19 yang lebih terjangkau sehingga dapat mengurangi potensi penularan saat menggunakan transportasi umum.

“Di kereta api, animo masyarakat untuk menggunakan GeNose sangat bagus dan saat ini para pemangku kepentingan di sektor perhubungan laut dan udara juga menginginkan penggunaan GeNose. Untuk itu, kami melaporkan kepada Pak Menko tentang rencana itu, dan tentunya akan kami lakukan dengan hati-hati,” kata Menhub melalui siaran pers yang dikutip, Rabu (24/2/2021).

Guna mempersiapkan penerapan GeNose C19 tersebut, Budi melakukan pertemuan dengan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menko PMK Muhadjir Effendy bersama dengan jajaran dan peneliti UGM, pada Selasa 23 Februari 2021 di Kantor KemenkoPMK dan Kemenkomarves, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Budi mengatakan penggunaan alat deteksi GeNose C19 akan diterapkan di Pelabuhan Tanjung Priok pada akhir pekan ini secara acak.

Dia menyebutkan bahwa penerapan pemeriksaan melalui GeNose C19 di sektor kereta api bisa menjadi pembelajaran yang baik bagi para pemangku kepentingan di sektor perhubungan laut dan udara.

Dia meminta supaya Dirjen Perhubungan Laut mempersiapkan mekanisme dan prosedur standar operasi serta menyesuaikan dengan regulasi yang ada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rahmi Yati
Editor : Zufrizal
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper