Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MTI: KRL Yogyakarta-Solo Beri Nilai Tambah Ekonomi bagi Warga

KRL Yogyakarta-Solo hingga saat ini masih dalam tahap uji coba yang dapat diikuti masyarakat dan mulai besok Rabu (10/2/2021) akan beroperasi sepenuhnya untuk melayani para pengguna.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 09 Februari 2021  |  21:02 WIB
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) melintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) melintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA –Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menilai pengoperasian Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi warga sekitar, yakni Yogyakarta, Klaten, dan Solo.

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat Djoko Setijowarno menyebut beroperasinya KRL Yogyakarta-Solo tidak hanya memberikan peningkatan aksesibilitas dan memudahkan integrasi dalam bertransportasi, tetapi juga menambah nilai ekonomi.

"Pemda yang dilewati mestinya betul-betul dapat memanfaatkan keberadaan moda transportasi ini sebagai peluang meningkatkan perekonomian di daerahnya," ujarnya dalam siaran pers, Selasa (9/2/2021).

Rabu (10/2/2021) akan menjadi hari bersejarah bagi warga Yogyakarta, Klaten, dan Solo mengingat KRL di lintas Yogyakarta-Solo tersebut beroperasi penuh untuk pertama kalinya.

Dia berharap KRL Yogyakarta-Solo ini tidak hanya meningkatkan pelayanan jasa angkutan, keselamatan, aksebilitas, dan mobilitas antar moda, tetapi juga dapat meningkatkan jumlah pelancong domestik dan mancanegara untuk menikmati potensi wisata di sekitar Yogyakarta, Klaten dan Solo.

"KRL Yogyakarta-Solo juga diharapkan menginspirasi kota-kota lainnya untuk membangun hal serupa seperti kereta perkotaan Surabaya [Surabaya-Lamongan, Surabaya-Sidoarjo dan Surabaya-Mojokerto], Bandung [Padalarang-Bandung-Rancaekek], Semarang [Gubug-Semarang-Weleri]," imbuh Djoko.

Sebagai informasi, KRL Yogyakarta-Solo hingga saat ini masih dalam tahap uji coba yang dapat diikuti masyarakat dan mulai besok Rabu (10/2/2021) akan beroperasi sepenuhnya untuk melayani para pengguna.

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) Wiwik Widayanti mengatakan setelah beroperasi penuh, akan ada 20 perjalanan KRL yang setiap harinya beroperasi di lintas Yogyakarta-Solo PP.

“Perjalanan KRL lintas Yogyakarta-Solo PP ini nantinya berjumlah 20 perjalanan merujuk pada Grafik Perjalanan Kereta Api [Gapeka] tahun 2021. KRL akan melayani naik dan turun para pengguna di 11 stasiun,” ujarnya.

Adapun stasiun –stasiun yang dimaksud yaitu Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, dan Solo Balapan.

Waktu tempuh perjalanan KRL ini rata-rata sekitar 68 menit, lebih cepat dibandingkan perjalanan KA Prameks dengan waktu tempuh rata-rata selama 75 menit dengan pemberhentian di 7 stasiun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl jogjakarta
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top