Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPH Migas Targetkan 330 Lokasi BBM Satu Harga hingga 2024

Per 24 Januari 2021, 43 penyalur sedang dalam pembangunan, 21 penyalur dalam pengurusan perizinan oleh pemda, dan 8 penyalur sedang dalam evaluasi oleh Pertamina.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  14:57 WIB
SPBU BBM Satu Harga di Kabupaten Musi Banyuasin. istimewa
SPBU BBM Satu Harga di Kabupaten Musi Banyuasin. istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi menargetkan sebanyak 330 lokasi penyalur BBM satu harga yang dimulai sejak 2020 hingga 2024.

Kepala BPH Migas Fansurullah Asa memaparkan bahwa 330 lokasi penyalur BBM itu dengan sebaran 41 penyalur atau 12 persen di Sumatra, 54 penyalur atau 16 persen di Kalimantan.

"Sebanyak 29 penyalur atau 9 persen di Sulawesi, 72 penyalur atau 22 persen di NTB dan NTT, dan 134 penyalur atau 41 persen di Maluku dan Papua," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Rabu (27/1/2021).

Sejak 2017, realisasi penyalur BBM satu harga telah ada sebanyak 253 penyalur BBM. Pada tahun lalu, sebanyak 83 penyalur BBM telah ditambah di seluruh Indonesia.

Sementara itu, pada 2021 direncanakan sebanyak 76 lokasi penyalur BBM. Sebanyak 72 penyalur akan dibangun oleh akan dibangun oleh PT Pertamina (Persero) dan PT AKR Corporindo Tbk.

Per 24 Januari 2021, 43 penyalur sedang dalam pembangunan, 21 penyalur sedang dalam pengurusan perizinan oleh pemerintah daerah, dan 8 penyalur sedang dalam evaluasi oleh Pertamina.

"Sebanyak 4 penyalur BBM untuk tahun ini belum ada mitra," ungkapnya.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bbm satu harga
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top