Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenhub Evakuasi Kapal Mongolia yang Hanyut di Kepulauan Riau

Kemenhub melalui KPLP Kelas II Tanjung Uban berhasil melakukan operasi SAR terhadap kapal MT. Great Marine berbendera Mongolia yang mengalami rusak mesin di Kepulauan Riau.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 23 Januari 2021  |  15:17 WIB
Kemenhub Evakuasi Kapal Mongolia yang Hanyut di Kepulauan Riau
Kapal patroli KPLP KN. Kalimasadha P-115 melakukan evakuasi terhadap MT. Great Marine berbendera Mongolia di Kepulauan Riau, Jumat (22/1/2021). - Dok. Kemenhub
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Personel Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban berhasil melakukan aksi operasi search and rescue (SAR) kapal MT. Great Marine berbendera Mongolia yang hanyut di Perairan Tanjung Berakit, Kepulauan Riau pada Jumat (22/1/2021).

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kepala Pangkalan KPLP Kelas II Tanjung Uban, Capt Handry Sulfian. Usai mendapatkan laporan adanya kapal MT Great Marine GT 2298 yang hanyut di Perairan Tanjung Berakit Kepri dekat dengan wilayah East Out Port Limited (OPL) Malaysia. Kapal patroli KPLP KN. Kalimasadha P-115 langsung diterjunkan untuk melakukan kegiatan SAR terhadap kapal tersebut.

"Betul sekali ada kejadian tersebut. Dengan sigap dan cepat personel kami berhasil melakukan penyelamatan Kapal MT. Great Marine yang hanyut di Perairan Berakit diakibatkan mengalami kerusakan mesin. Kapal membawa sembilan orang ABK yang semuanya dalam kondisi selamat, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," katanya dalam siaran pers yang dikutip, Sabtu (23/1/2021).

Handry menjelaskan, begitu tiba di lokasi kejadian, personelnya langsung melakukan pemasangan tali Towing ke kapal MT. Great Marine untuk ditarik menuju Dermaga Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban. Hal ini lanjutnya, dilakukan guna pengamanan alur pelayaran di sekitar perairan berakit agar tidak terjadi kecelakaan.

Dia menegaskan bahwa para personel dibantu petugas karantina langsung melakukan rapid test terhadap seluruh kru kapal atau ABK Kapal MT. Great Marine guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19.

"Tiba di Dermaga Tanjung Uban, kami bersama petugas karantina langsung melakukan pemeriksaan rapid test terhadap seluruh kru kapal. Ini harus dilakukan sesuai protokol kesehatan dan guna menekan penyebaran virus Covid-19," tegasnya.

Sebagai informasi, personel Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban akan selalu siap-siaga penuh 24 jam sehari, tujuh hari sepekan guna menjaga wilayah perairan dan memastikan keselamatan pelayaran di wilayah Kepulauan Riau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top