Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pupuk Indonesia Siapkan Stok 2,5 Kali Lipat dari Kebutuhan Petani

Stok pupuk bersubsidi per 16 Januari 2021 mencapai 1,2 juta ton di lini III produsen, jauh di atas ketentuan stok minimum di gudang lini III produsen mencapai 484.246 ton.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 20 Januari 2021  |  20:26 WIB
Ilustrasi gudang pupuk. - Pupuk Indonesia
Ilustrasi gudang pupuk. - Pupuk Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pupuk Indonesia (Persero), BUMN yang ditugaskan untuk melakukan penyaluran pupuk bersubsidi, menyediakan stok pupuk hingga 250 persen dari ketentuan stok minimum di gudang lini III produsen, untuk mengantisipasi kebutuhan petani.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman menyebutkan saat ini stok pupuk bersubsidi per 16 Januari 2021 mencapai 1,2 juta ton di lini III produsen, jauh di atas ketentuan stok minimum di gudang lini III produsen mencapai 484.246 ton.

"Keadaan kondisi stok di masing-masing provinsi dan kabupaten, baik urea, NPK, SP-36, ZA dan organik mencapai 1.211.260 ton, atau mencapai 250 persen dari ketentuan stok minimum yang ditentukan," ungkapnya pada Rabu (20/1/2021).

Bakir memerinci stok urea di lini III produsen mencapai 525.093 ton, atau 249 persen dari ketentuan stok minimum, stok NPK mencapai 398.200 ton atau 265 persen dari ketentuan stok, SP-36 98.611 ton atau 191 persen.

Kemudian stok ZA mencapai 95.091 ton atau 214 persen dari ketentuan minimum, serta organik mencapai 94.264 ton atau 345 persen dari ketentuan minimum.

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan petani dan sesuai arahan Kementerian Pertanian, Pupuk Indonesia Grup juga menyediakan pupuk nonsubsidi di setiap kios-kios resmi agar petani tetap bisa mendapatkan pupuk.

Pupuk Indonesia menegaskan bahwa pupuk bersubsidi diperuntukkan petani yang sudah terdaftar di sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dan sudah memiliki kartu tani (di beberapa daerah tertentu).

Pupuk Indonesia juga berupaya optimal dalam mempercepat dan menjaga kelancaran distribusi pupuk untuk mengantisipasi kebutuhan petani memasuki masa tanam awal tahun.

Sejumlah langkah yang dilakukan dalam rangka menjaga kelancaran distribusi, salah satunya telah menerbitkan perintah ke distributor untuk segera menyalurkan ke kios-kios resmi.

Selain itu, PT Pupuk Indonesia terus berkoordinasi dengan dinas pertanian setempat dalam hal penerbitan Surat Keputusan (SK) terkait alokasi pupuk subsidi dari pemerintah kabupaten/kota setempat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pupuk subsidi Pupuk Indonesia
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top