Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembiayaan SBSN Diklaim Percepat Proyek Rel Dwiganda Selatan Jawa

Kementerian Perhubungan menganggarkan dana untuk pembangunan sejumlah proyek pada 2021 sebesar Rp45,66 triliun. Dari total tersebut, SBSN menyumbang Rp5,6 triliun.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 20 Januari 2021  |  22:37 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.  - Kemenhub
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. - Kemenhub

Bisnis.com, JAKARTA - Pembangunan rel dwigada kereta api selatan Jawa merupakan salah satu pembiayaan proyek infrastruktur melalui surat berharga syariah nasional (SBSN). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa SBSN membuat jalur kereta api di selatan Jawa makin cepat.

“Kecepatan pembangunan rel kereta api meningkat lebih dari 20 persen karena SBSN. Juga tingkat risiko kecelakaan [kereta api] menurun karena SBSN membuat jalur ganda,” katanya melalui diskusi virtual, Rabu (20/1/2021).

Budi menjelaskan bahwa pembangunan rel dwiganda selatan Jawa diharapkan selesai dalam dua tahun. Adapun, pengerjaannya saat ini tinggal di daerah Mojokerto dan Surabaya.

Kementerian Perhubungan menganggarkan dana untuk pembangunan sejumlah proyek pada 2021 sebesar Rp45,66 triliun. Dari total tersebut, SBSN menyumbang Rp5,6 triliun.

Dilihat dari alokasinya, dana SBSN paling besar untuk perkeretaapian sebesar Rp4,05 triliun. Lalu untuk perhubungan udara Rp1,22 triliun, laut Rp225,11 miliar, dan darat Rp167,37 miliar.

Dari pengalaman dalam beberapa tahun terakhir, Budi menuturkan bahwa kegiatan SBSN masih didapati beberapa permasalahan. Pertama, pandemi Covid-19 yang melemahkan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh. Lalu, pembebasan lahan pada proyek Makasar-Pare Pare.

“Lemahnya kapasitas eksekusi di lapangan dan masih besarnya dana SBSN yang diluncurkan dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub surat berharga sbsn
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top