Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Besok, KRL Yogyakarta–Solo Mulai Uji Coba Terbatas

KRL Yogyakarta–Solo akan melakukan uji coba terbatas mulai besok hingga 10 hari ke depan dengan kemajuan pekerjaan fisik saat ini mencapai 91 persen.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 19 Januari 2021  |  19:26 WIB
Ilustrasi KRL. Rangkaian kereta rel listrik (KRL) melintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Ilustrasi KRL. Rangkaian kereta rel listrik (KRL) melintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - KRL Yogyakarta–Solo akan memasuki uji coba terbatas pada 20 Januari 2021 selama sepuluh hari mendatang.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Tengah Putu Sumarjaya mengatakan dengan kemajuan pekerjaan fisik saat ini mencapai 91 persen, uji coba terbatas dapat mulai dilakukan pada 20 Januari 2021 selama kurang lebih sepuluh hari.

“Dengan progres saat ini kami harapkan uji coba terbatas mulai 20 Januari 2021 selama kurang lebih sepuluh hari. Sampai dengan akhirnya switch over dan melakukan operasi secara komersial,” ujarnya, Selasa (19/1/2021).

Dia menuturkan hingga kini pembangunan jalur elektrifikasi (KRL) Yogyakarta–Solo sepanjang 60 km telah mencapai 91 persen dan diprediksikan mulai diresmikan pada Februari 2021.

KRL Yogyakarta–Solo ini menggantikan operasi kereta api Prambanan Ekspress atau Prameks yang bergerak dengan mesin diesel sejak 1994. Pembangunanya juga menjadi Rencana induk kereta api dengan penggunaan energi listrik sebagai penggerak yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan.

Pembangunan jalur elektrifikasi ini menelan anggaran hingga Rp1,2 triliun dengan kontrak tahun jamak sejak 2019. Ruang lingkup pekerjaannya mencakup tiga hal yakni pekerjaan substation yakni pengadaan peralatan dan Scada, pengadaan bangunan sipil gardu, serta pekerjaan instalasi. Kemudian pekerjaan LAA yakni material peralatan, instalasi, serta uji coba KRL.

Selanjutnya pekerjaan terakhir adalah modifikasi sinyal elektrik Yogyakarta–Lempuyangan dan penggantian persinyalan elektrik di Stasiun Solo Balapan. Elektrifikasi dilakukan sepanjang 60 km jalur Yogyakarta–Solo yang dilakukan total di 11 stasiun.

Menurutnya untuk mempermudah masyarakat, aksesibilitas stasiun pun bertambah dari yang semula hanya enam stasiun pada saat KA prameks beroperasi. Sumber daya kelistrikan akan berasal dari lima sumber jaringan daya milik PT Perusahaan Listrik Negara (persero) yang didistribusikan ke delapan gardu listrik substastion.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top