Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masyarakat Mulai Sulam Kebun Karang di Bali

Pasca pelaksanaan program padat karya Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) atau restorasi terumbu karang dengan pembuatan kebun karang pada 2020, kelompok masyarakat mulai merawat dan menyulam kebun karang tersebut di Bali.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 16 Januari 2021  |  22:30 WIB
Pembersihan sampah yang tersangkut di struktur hexagonal.  - KKP
Pembersihan sampah yang tersangkut di struktur hexagonal. - KKP

Bisnis.com, JAKARTA – Pasca pelaksanaan program padat karya Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) atau restorasi terumbu karang dengan pembuatan kebun karang pada 2020, kelompok masyarakat mulai merawat dan menyulam kebun karang tersebut di Bali.

Di salah satu lokasi ICRG yang berada di Buleleng, Pokmaswas Penimbangan Lestari Desa Baktiseraga telah melakukan pemeliharaan struktur kebun karang dengan pembersihan sampah yang tersangkut di struktur hexagonal.

“Selain membersihkan sampah, masyarakat juga melakukan penyulaman bibit karang yang ditanam di struktur,” ujar Direktur Jasa Kelautan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Miftahul Huda saat memberikan keterangan di Jakarta, Sabtu (16/1/2021).

Secara keseluruhan di Kabupaten Buleleng terdapat 13.486 unit struktur karang buatan terdiri dari hexagonal, fishdome, roti buaya, dan patung. Struktur karang buatan tersebut diletakkan di 6 titik, dengan luas total mencakup 7,4 hektare.

Sejak awal, program ini adalah ditujukan untuk masyarakat di Bali, dikerjakan oleh masyarakat Bali, dan akan kembali manfaatnya secara jangka panjang untuk Bali.

“Harapannya tentu saja masyarakat bisa menjaga dan merawat kebun karang ICRG yang telah dibangun dan dapat menuai manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung,” tandasnya.

Direktur Jenderal PRL TB Haeru Rahayu menyampaikan ICRG merupakan bagian program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digalakkan pemerintahan pusat sebagai solusi dari dampak pandemi Covid-19, di antaranya untuk menciptakan lapangan kerja, menjaga ekosistem terumbu karang, serta sebagai lokasi wisata dan edukasi.

Program padat karya yang bergulir sejak Oktober 2020 ini dilakukan di lima lokasi di Bali, yakni Pulau Nusa Dua, Pandawa, Serangan, Sanur, dan Buleleng.

Total dana yang digelontorkan untuk menyukseskan ICRG lebih dari Rp111 miliar, yang bersumber dari pemerintah pusat dan daerah. Adapun tenaga kerja yang terserap dalam kegiatan ICRG ini mencapai 10.171 orang.

Program Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) merupakan program padat karya restorasi terumbu karang dengan melakukan restorasi eksosistem terumbu karang dan menyasar lima lokasi perairan di Provinsi Bali, yaitu Nusa Dua, Serangan, Sanur, Pantai Pandawa dan Buleleng.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

terumbu karang biota laut
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top